Unitree Jual Robot Humanoid Termurah di AliExpress, Bidik Pasar RI

Budi Santoso

Unitree Jual Robot Humanoid Termurah di AliExpress, Bidik Pasar RI

Perusahaan teknologi asal China, Unitree Robotics, secara resmi telah memperluas jangkauan internasionalnya dengan menjual robot humanoid termurahnya melalui platform e-commerce AliExpress milik Alibaba Group. Langkah strategis ini menempatkan Unitree di tengah persaingan ketat dengan raksasa teknologi global seperti Tesla Inc. Kemitraan yang semakin erat dengan Alibaba ini dilakukan bertepatan dengan rencana Unitree untuk melakukan penawaran umum perdana (IPO) senilai 4,2 miliar yuan atau sekitar US$ 615 juta di Star Market Shanghai, sebuah bursa saham yang kerap disandingkan dengan Nasdaq versi China.

Unitree menawarkan robot humanoid Model R1 dengan harga yang sangat kompetitif, yaitu US$ 8.150 atau setara dengan Rp 141,7 juta, dengan asumsi kurs Rp 17.387 per dolar AS. Tidak berhenti di situ, perusahaan ini juga menyediakan versi yang lebih ringkas dari robot humanoidnya dengan harga sekitar US$ 6.800 atau Rp 118,23 juta. Bagi konsumen yang mencari opsi lebih terjangkau, Unitree meluncurkan robot humanoid versi R1 Air dengan spesifikasi yang lebih rendah, dibanderol mulai dari US$ 4.900 atau sekitar Rp 85,19 juta.

Indonesia menjadi salah satu pasar potensial yang dituju oleh Unitree. Masuknya perusahaan ini ke pasar domestik ditandai dengan kerja sama distribusi bersama Halo Robotics (PT Halo Indah Permai). Melalui kolaborasi ini, seluruh lini produk robot berkaki empat (quadruped) dan robot humanoid dari Unitree kini telah dipasarkan di Indonesia. Layanan purna jual yang komprehensif turut ditawarkan, mencakup garansi, pelatihan operasional, hingga layanan perbaikan.

Baca Juga :  Pembatasan BBM Subsidi Demi Efisiensi Energi Nasional

Unitree Robotics, yang didirikan pada tahun 2016 di Hangzhou, China, memiliki rekam jejak yang mengesankan. Perusahaan ini telah berhasil mengirimkan lebih dari 50.000 unit robot quadruped ke seluruh dunia dan menguasai sekitar 70% pangsa pasar di segmen tersebut. Pada tahun 2025, Unitree juga mencatat pengiriman lebih dari 5.500 unit robot humanoid dalam satu tahun, menunjukkan pertumbuhan yang pesat.

Managing Director Halo Robotics, Johannes Soekidi, memandang Indonesia sebagai pasar yang sangat menjanjikan untuk adopsi teknologi robot industri, terutama dalam sektor-sektor yang memiliki tingkat risiko tinggi. Johannes menjelaskan bahwa teknologi robotika darat (ground robot) kini telah memasuki tahap komersialisasi yang nyata di kancah global. Indonesia, dengan sektor industrinya yang masif di bidang pertambangan, minyak dan gas, pertanian perkebunan, serta manufaktur, memiliki kebutuhan mendesak terhadap robot yang mampu beroperasi di lingkungan berbahaya dan sulit dijangkau. Ia menambahkan bahwa penggunaan robot akan memberikan pengembalian investasi yang signifikan, seiring dengan peningkatan efisiensi operasional dan keselamatan kerja.

Johannes juga menegaskan bahwa adopsi robot akan semakin meluas seiring dengan tuntutan efisiensi di berbagai sektor industri. Ia menganggap momen ini sebagai titik balik penting dalam transformasi industri dan implementasi Industry 4.0 di Indonesia. Johannes optimis bahwa robot Unitree akan diadopsi secara luas di seluruh sektor industri utama, didukung penuh oleh layanan lokal dan purna jual dari Halo Robotics.

Dari perspektif Unitree, Indonesia dipandang sebagai salah satu pasar terbesar di Asia Tenggara. Global Sales Director Unitree, Irving Chen, menyatakan keyakinannya bahwa Indonesia akan menjadi salah satu dari sepuluh pasar terbesar Unitree secara global dalam beberapa tahun ke depan. Irving Chen menyoroti bahwa Indonesia, sebagai ekonomi terbesar di Asia Tenggara, menunjukkan kecepatan adopsi teknologi baru yang cukup tinggi. Selain itu, perusahaan-perusahaan di Indonesia menghadapi tantangan besar dalam hal logistik, keselamatan, dan biaya operasional, yang menurutnya dapat diatasi secara efektif melalui penerapan teknologi robotika dan kecerdasan buatan (AI).

Baca Juga :  KAI Pulihkan Layanan, Refund Tiket Diberikan Penuh

Irving Chen juga menekankan pentingnya kemitraan lokal untuk mempercepat penetrasi pasar. Ia mengungkapkan bahwa pengalaman Unitree menunjukkan bahwa kemitraan penjualan lokal sangat krusial untuk membuka pasar dengan cepat. Ia memuji Halo Robotics sebagai pemain yang telah terbukti di bidang drone dan robotika, memiliki pemahaman mendalam tentang kebutuhan pelanggan di berbagai industri utama di Indonesia, serta jaringan distribusi yang luas untuk mendukung pertumbuhan penjualan produk Unitree di berbagai wilayah.

Secara portofolio produk, Unitree membawa beberapa lini robot unggulan. Untuk kategori robot berkaki empat (quadruped), terdapat model seperti Go2, As2, dan A2 yang dirancang khusus untuk kebutuhan industri, mencakup inspeksi, patroli, hingga pemantauan fasilitas. Sementara itu, lini robot humanoid mencakup model G1, H2, dan R1 yang dapat dimanfaatkan untuk keperluan riset, otomatisasi industri, hingga interaksi langsung dengan manusia. Menariknya, beberapa model robot Unitree telah dilengkapi dengan kemampuan pemrosesan AI secara langsung di perangkat, tanpa memerlukan koneksi internet eksternal.

Also Read

Tinggalkan komentar