
PT Kereta Cepat Indonesia-China (KCIC) melaporkan lonjakan signifikan pada volume penumpang Whoosh, mencapai peningkatan sekitar 15% selama periode akhir pekan panjang (long weekend) yang memperingati Hari Buruh atau May Day. Angka ini melampaui rata-rata volume penumpang pada akhir pekan biasanya, menunjukkan tingginya minat masyarakat untuk menggunakan layanan kereta cepat ini.
Menurut General Manager Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunisa, pada Jumat, 1 Mei, jumlah penumpang yang terdata mencapai 21.900 orang. Tingginya permintaan terlihat dari ludesnya tiket keberangkatan dari Stasiun Halim untuk sesi pagi hingga sore hari. Kondisi serupa berlanjut pada hari Sabtu, 2 Mei, di mana tiket yang sudah terjual pada pagi hari telah mencapai sekitar 10 ribu tiket. KCIC memprediksi bahwa total penumpang pada hari Sabtu ini akan kembali menyentuh angka sekitar 22 ribu orang, mengindikasikan mobilitas yang terus tinggi.
Eva Chairunisa juga menjelaskan bahwa mayoritas perjalanan pada periode ini didominasi oleh penumpang yang melakukan perjalanan dari Jakarta menuju Bandung. Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang dan memastikan ketersediaan tiket, KCIC mengimbau masyarakat untuk melakukan perencanaan perjalanan dengan matang dan segera melakukan pemesanan tiket jauh-jauh hari. Hal ini penting mengingat pada periode libur panjang, tiket untuk jam-jam keberangkatan favorit cenderung habis lebih cepat.
Seiring dengan tingginya mobilitas masyarakat, KCIC juga mengingatkan para penumpang mengenai ketentuan bagasi yang berlaku. Setiap penumpang Whoosh diperbolehkan membawa bagasi dengan batasan maksimal tiga koli. Contohnya, penumpang dapat membawa dua koper atau dus besar, ditambah satu ransel atau tas tangan. Batasan berat total untuk bagasi adalah 20 kg, dengan dimensi maksimal 100 cm x 40 cm x 30 cm.
Lebih lanjut, KCIC menekankan pentingnya penumpang untuk tidak membawa barang-barang yang dilarang masuk ke dalam kereta. Barang-barang yang termasuk dalam kategori terlarang meliputi barang-barang yang mudah terbakar atau meledak, narkotika dan zat adiktif, senjata api dan senjata tajam tanpa izin, serta barang-barang yang menghasilkan bau menyengat yang berpotensi mengganggu kenyamanan penumpang lain.
Untuk memberikan kemudahan, KCIC juga menyediakan layanan porter di Stasiun Halim. Layanan ini dirancang khusus untuk membantu penumpang, terutama mereka yang membawa banyak barang bawaan, agar proses naik kereta dapat berjalan dengan tertib dan lancar tanpa mengganggu arus pergerakan di area stasiun.
Setelah berada di dalam kereta, penumpang diimbau untuk menyimpan bagasi pada tempat yang telah disediakan. Tempat penyimpanan yang dimaksud meliputi rak di bagian atas kursi penumpang atau area penyimpanan yang terletak di sambungan antar gerbong kereta, sesuai dengan ukuran bagasi masing-masing. KCIC berulang kali mengingatkan para penumpang untuk mematuhi seluruh aturan barang bawaan yang berlaku. Kepatuhan ini sangat penting demi kelancaran perjalanan dan untuk menjaga kenyamanan seluruh penumpang selama menggunakan layanan Whoosh.
Bagi penumpang yang membutuhkan informasi lebih lanjut atau memiliki pertanyaan terkait layanan, mereka dapat menghubungi Layanan Pelanggan (Customer Service) yang tersedia di stasiun. Selain itu, KCIC juga menyediakan Contact Center melalui WhatsApp (untuk chat dan panggilan) di nomor 0811-8888-111, melalui email di [email protected], serta melalui pesan langsung (DM) di akun Instagram resmi mereka, @keretacepat_id. KCIC berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh penggunanya.











