Transformasi Peninsula Island Bali Menuju Destinasi Wisata Premium

Budi Santoso

Transformasi Peninsula Island Bali Menuju Destinasi Wisata Premium

InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) terus mempercepat langkah strategis dalam memperkuat daya saing pariwisata nasional melalui program rejuvenasi atau penataan ulang kawasan Peninsula Island di The Nusa Dua, Bali. Proyek ambisius ini dirancang untuk memastikan kawasan tetap kompetitif di tengah persaingan destinasi wisata global yang semakin ketat, dengan fokus utama pada peningkatan kualitas infrastruktur, estetika lanskap, serta ruang publik yang lebih inklusif dan berkelanjutan. Sebagai bagian dari holding BUMN pariwisata InJourney, ITDC berupaya menghadirkan standar baru dalam pengelolaan kawasan wisata terintegrasi yang mampu menarik minat wisatawan mancanegara maupun domestik.

Hingga memasuki pekan ke-16 pada periode pertengahan April 2026, progres pengerjaan fisik secara kolektif tercatat telah mencapai 14,42 persen. General Manager The Nusa Dua, I Made Agus Dwiatmika, menekankan bahwa transformasi ini merupakan bagian dari visi besar untuk menjaga standar premium kawasan. Program rejuvenasi ini tidak hanya bertujuan mempercantik wajah fisik kawasan, tetapi juga memastikan seluruh fasilitas pendukung mampu memenuhi ekspektasi wisatawan kelas atas serta kebutuhan penyelenggaraan ajang internasional berskala besar seperti MICE (Meetings, Incentives, Conventions, and Exhibitions) yang sering digelar di Bali.

Secara teknis, perkembangan di lapangan menunjukkan capaian yang bervariasi di beberapa sektor krusial. Penataan akses dari Gate AC menuju Peninsula Island saat ini sudah menyentuh angka 30,48 persen. Area Water Blow, yang menjadi salah satu daya tarik ikonik bagi pemburu fenomena alam ombak pecah, mencatatkan kemajuan paling signifikan yakni sebesar 74,91 persen. Sementara itu, pengerjaan infrastruktur vital yang mencakup instalasi pengolahan limbah, sistem drainase resapan, serta pembangunan ground water tank untuk menjamin stabilitas pasokan air bersih saat ini berada pada progres 12,63 persen.

Baca Juga :  Indonesia Jadi Pionir Dunia Lewat Implementasi Biodiesel B50 Juli 2026

Selain penguatan infrastruktur bawah tanah, ITDC juga menambah nilai fungsional kawasan dengan menghadirkan fasilitas baru yang lebih adaptif. Di area Water Blow, sedang disiapkan fasilitas wedding venue eksklusif untuk menangkap peluang pasar pernikahan internasional yang sangat potensial di Bali. Selain itu, pengerjaan mencakup pembangunan area panggung permanen untuk pertunjukan seni, pemasangan batu andesit berkualitas tinggi di sepanjang jalur pedestrian, serta penyediaan fasilitas pendukung seperti toilet standar internasional dan bale massage untuk relaksasi pengunjung.

Komitmen terhadap aspek keberlanjutan juga tercermin dari pembangunan sistem resapan air hujan yang modern guna meminimalisir dampak ekologis dan menjaga cadangan air tanah. Dengan pengawasan kualitas konstruksi yang ketat dan jaminan ketersediaan material, ITDC optimis penataan ini akan selesai secara bertahap sesuai jadwal. Revitalisasi ini diharapkan dapat mengukuhkan posisi The Nusa Dua sebagai destinasi pariwisata kelas dunia yang memadukan kemewahan, kearifan lokal, dan kelestarian lingkungan secara harmonis.

Also Read

Tinggalkan komentar