
Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mengajukan permohonan tambahan anggaran sebesar Rp 34,33 triliun untuk tahun anggaran 2026. Permintaan ini telah disampaikan secara resmi kepada Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melalui surat bernomor PR0201/B/Mn/2026/90 pada tanggal 22 Mei 2026. Alokasi dana tambahan ini krusial untuk mendanai berbagai program prioritas yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto, mencakup pembangunan sekolah rakyat, peningkatan infrastruktur jalan daerah, rehabilitasi madrasah, hingga pembangunan sistem irigasi yang vital bagi ketahanan pangan nasional. Menteri PU secara khusus meminta dukungan penuh dari Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI terkait pengajuan anggaran tambahan ini, mengingat urgensi dan skala prioritas program-program tersebut.
Rincian anggaran yang diajukan menunjukkan bahwa sebesar Rp 30,98 triliun akan dialokasikan untuk pengembangan program-program infrastruktur baru yang strategis. Sementara itu, sisa anggaran sebesar Rp 3,35 triliun akan digunakan untuk membiayai kelanjutan kontrak tahun jamak (Multi Years Contract/MYC) yang telah berjalan. Dalam rapat kerja dengan Komisi V DPR RI pada Selasa, 2 Juni 2026, Menteri Dody Hanggodo menekankan pentingnya dukungan anggaran yang memadai untuk memastikan keberhasilan program-program yang telah ditetapkan sebagai dekrit presiden. "Kami mohon dukungan Komisi V agar pekerjaan yang sudah menjadi dekrit Presiden memperoleh dukungan anggaran yang cukup," ujar Dody.
Secara lebih rinci, kebutuhan anggaran untuk MYC sebesar Rp 3,35 triliun ini akan terbagi untuk beberapa sektor. Pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II mendapatkan alokasi sebesar Rp 1,33 triliun. Peningkatan infrastruktur jalan daerah dialokasikan Rp 1,40 triliun, dan pembangunan jaringan irigasi serta infrastruktur pengendali banjir akan menggunakan dana sebesar Rp 620 miliar. Menteri Dody juga menyampaikan optimismenya bahwa anggaran untuk Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah dan Inpres Irigasi Daerah pada tahun 2026 akan terakomodasi, berdasarkan diskusi dengan Presiden.
Sementara itu, untuk program-program baru yang membutuhkan pendanaan mencapai Rp 30,98 triliun, rinciannya adalah sebagai berikut. Pembangunan irigasi daerah menjadi prioritas utama dengan alokasi sebesar Rp 14,65 triliun. Rehabilitasi sekolah keagamaan atau madrasah mendapatkan porsi Rp 380 miliar. Pembangunan Sekolah Rakyat Tahap III yang direncanakan untuk periode 2026/2027 akan memakan anggaran sebesar Rp 3,95 triliun. Terakhir, pembangunan jalan daerah untuk periode yang sama dianggarkan sebesar Rp 12 triliun. Pengajuan anggaran ini merupakan langkah strategis pemerintah untuk mengakselerasi pembangunan infrastruktur yang merata dan berkualitas di seluruh wilayah Indonesia, demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan daya saing bangsa.











