Prabowo Janjikan 40,81% Lapangan Kerja Formal 2027

Budi Santoso

Prabowo Janjikan 40,81% Lapangan Kerja Formal 2027

Presiden Prabowo Subianto bertekad membuka lapangan kerja secara masif pada tahun 2027, dengan target proporsi pekerjaan formal mencapai 40,81%. Angka ini merupakan peningkatan signifikan sebesar 5,81% dari target sebelumnya yang hanya 35% di tahun 2026. Komitmen ini disampaikan Prabowo dalam pidatonya mengenai Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) untuk Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027.

Dalam pidatonya di Rapat Paripurna DPR RI, Rabu (20/5/2026), Prabowo merinci strategi pemerintah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang berujung pada peningkatan kesejahteraan rakyat. Selain penciptaan lapangan kerja, pemerintah juga menargetkan penurunan angka kemiskinan dan pengangguran. Angka kemiskinan diproyeksikan turun ke kisaran 6%-6,5% pada 2027, melampaui target awal yang berada di level 6,5%-7,5%. Hal ini menunjukkan optimisme pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan melalui kebijakan ekonomi yang pro-rakyat.

Tingkat pengangguran terbuka juga menjadi perhatian utama. Targetnya adalah berada dalam rentang 4,30%-4,87%, lebih rendah dibandingkan target sebelumnya yang berkisar antara 4,44%-4,96%. Upaya ini sejalan dengan tujuan pemerintah untuk menciptakan stabilitas ekonomi dan sosial. Lebih lanjut, pemerintah menargetkan rasio gini, yang mengukur ketimpangan pendapatan, untuk menurun ke kisaran 0,362-0,367. Target ini lebih rendah dari sebelumnya, yaitu 0,376-0,380, mencerminkan komitmen untuk mempersempit jurang pemisah antara kelompok kaya dan miskin. "Jarak antara yang terkaya dan termiskin tidak boleh harus melebar. Bahkan harus kita perjuangkan untuk terus menyempit," tegas Prabowo, menunjukkan prioritas pemerintah pada pemerataan kesejahteraan.

Baca Juga :  Kecelakaan KA Bekasi: Menhub Jelaskan Kronologi, 124 Korban

Sebagai langkah awal, pemerintah telah mengumumkan pembukaan 35.476 lowongan kerja baru. Lowongan ini terbagi untuk posisi manajer di Koperasi Merah Putih, yang akan berada di bawah naungan PT Agrinas Pangan Nusantara, dengan kuota sebanyak 30.000 posisi. Sisa 5.476 lowongan diperuntukkan bagi posisi pegawai di Kampung Nelayan Merah Putih, yang akan berstatus pegawai di bawah PT Agrinas Jaladri Nusantara. Para pelamar yang berhasil dalam seleksi terbuka ini dijanjikan menjadi pegawai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di bawah PT Agrinas Nusantara. Proses pendaftaran telah dibuka sejak 15 April 2026 dan akan berlangsung hingga 24 April 2026, melalui situs resmi phtc.panselnas.go.id, memberikan kesempatan luas bagi masyarakat untuk bergabung dalam program strategis ini.

Also Read

Tinggalkan komentar