
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melalui LEMIGAS telah menunjuk PT Pertamina Gas (Pertagas) sebagai operator Pipa Transmisi Gas Bumi Ruas Batang-Cirebon-Kandang Haur Timur, yang dikenal sebagai Cisem II. Penunjukan ini menegaskan peran krusial Pertagas dalam pengembangan infrastruktur energi nasional, khususnya dalam penyaluran gas bumi. Pipa Cisem II ini merupakan kelanjutan dari proyek Cisem I, yang sebelumnya telah berhasil dibangun dan dioperasikan oleh Pertagas untuk ruas Semarang-Batang. Keberadaan Cisem II akan melengkapi konektivitas jaringan pipa gas di Pulau Jawa, menghubungkan sumber gas bumi dengan pusat-pusat industri dan kebutuhan energi di wilayah Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.
Direktur Utama Pertagas, Indra P Sembiring, menyatakan bahwa energi yang disalurkan melalui pipa Cisem ini akan menjadi solusi atas kebutuhan energi yang bersih dan handal bagi industri serta berbagai sektor lainnya. Lebih lanjut, proyek ini diharapkan dapat memberikan nilai tambah signifikan bagi sektor hulu migas, sekaligus menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Pipa Cisem II sendiri merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) yang dirancang untuk mengintegrasikan infrastruktur pipa gas bumi di tanah air.
Konektivitas yang diciptakan oleh Cisem II sangat penting mengingat adanya perbedaan lokasi antara sumur-sumur gas bumi dengan pasar utama pengguna gas bumi. Melalui integrasi dengan pipa transmisi yang sudah ada seperti Cirebon-Semarang dan Gresik-Semarang, Cisem II yang membentang sepanjang kurang lebih 242 km ini diproyeksikan menjadi sebuah "game changer". Indra menjelaskan bahwa penguatan keandalan penyaluran energi di Pulau Jawa akan terwujud berkat koneksi Cisem II dengan infrastruktur eksisting Pertagas di tiga provinsi tersebut.
Pertagas berkomitmen untuk terus mengoptimalkan pemanfaatan gas bumi sebagai sumber energi yang bersih dan handal. Langkah ini sejalan dengan upaya transisi energi di Indonesia dan secara langsung mendukung pencapaian target Asta Cita Presiden untuk mewujudkan swasembada energi nasional. Dengan pengoperasian Cisem II, Pertagas tidak hanya memperkuat posisinya sebagai pemain utama dalam industri gas bumi, tetapi juga berkontribusi aktif dalam agenda kemandirian energi dan pembangunan ekonomi berkelanjutan di Indonesia. Proyek ini menandai langkah maju dalam memastikan ketersediaan energi yang memadai untuk mendukung kemajuan industri dan kesejahteraan masyarakat.











