Pengembangan Pelabuhan Korido untuk Tingkatkan Logistik Papua

Budi Santoso

Pengembangan Pelabuhan Korido untuk Tingkatkan Logistik Papua

Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan (Kemenhub), melalui Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) Kelas III Korido, berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Papua untuk merancang Detail Engineering Design (DED) pengembangan Pelabuhan Korido. Inisiatif strategis ini bertujuan untuk memperkuat layanan distribusi logistik dan kepelabuhanan di wilayah Terdepan, Terluar, Tertinggal, dan Perbatasan (3TP), khususnya di Papua.

Pengembangan jangka pendek yang telah direncanakan mencakup studi dan analisis mendalam untuk perpanjangan dermaga, pembangunan area walkway, terminal penumpang, kantin, pagar, serta area komersial. Proyek-proyek ini dijadwalkan akan dilaksanakan pada tahun anggaran 2027.

Gubernur Papua, Matius Derek Fakhiri, menyambut baik kerja sama ini sebagai momen bersejarah, menandai kolaborasi pertama di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua dalam penyusunan DED pengembangan pelabuhan. Beliau menekankan pentingnya Pelabuhan Korido sebagai infrastruktur vital untuk memperkuat jalur distribusi logistik dan meningkatkan pergerakan angkutan laut di Papua, terutama di Supiori yang merupakan bagian dari wilayah 3TP.

"Untuk itu, saya mengajak kita semua untuk mendukung pembangunan Pelabuhan Korido di tanah ini, supaya terus berkembang dan menjadi pelabuhan yang maju, profesional, dan membanggakan," ujar Fakhiri dalam keterangan resminya pada Minggu, 24 Mei 2026. Ia menambahkan bahwa pelabuhan yang produktif akan menciptakan konektivitas yang kuat, mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan demi masa depan generasi mendatang. Hal ini sejalan dengan visi kemaritiman yang handal untuk mewujudkan Papua yang cerdas, sejahtera, dan harmonis.

Baca Juga :  Rupiah Melemah, Dampak Hingga Desa Diungkap Pakar

Kepala KUPP Kelas III Korido, Willem Thobias Fofid, menyoroti peran strategis Pelabuhan Korido sebagai pintu gerbang logistik dan penggerak ekonomi bagi seluruh wilayah kepulauan di utara Papua, bahkan memiliki posisi penting di Kawasan Pasifik. Ia mengakui tantangan geografis yang seringkali menghambat aksesibilitas dan konektivitas. Namun, dengan adanya pengembangan Pelabuhan Korido, terutama melalui perpanjangan dermaga, kapasitas operasional pelabuhan akan meningkat, memungkinkan pelayanan terhadap kapal-kapal berukuran lebih besar.

Selain itu, pembangunan fasilitas seperti kantin, terminal penumpang, dan area walkway yang terintegrasi dengan area komersial akan memberikan kenyamanan yang lebih baik bagi masyarakat, baik sebagai penumpang maupun sebagai pelaku usaha lokal. Willem juga menegaskan bahwa sinergi dalam penyusunan dan finalisasi dokumen DED ini akan menjadi landasan kuat untuk pengembangan pelabuhan di masa depan dan menjadi solusi nyata atas keterbatasan infrastruktur di wilayah perbatasan. Kolaborasi ini diharapkan dapat memajukan konektivitas dan perekonomian di wilayah utara Papua.

Also Read

Tinggalkan komentar