
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dipastikan dalam kondisi sehat walafiat, membantah keras isu yang beredar mengenai kesehatannya. Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kementerian Keuangan, Deni Surjantoro, menegaskan bahwa Menkeu dalam keadaan baik-baik saja. Kabar burung yang menyebutkan Purbaya tengah menjalani perawatan di sebuah rumah sakit di Jakarta seketika sirna setelah adanya klarifikasi resmi dari Kemenkeu.
Isu kesehatan Purbaya muncul ke permukaan di tengah publikasi data Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) KiTa edisi Maret 2026. Dalam konferensi pers yang berlangsung di Jakarta pada Rabu, 11 Maret 2026, Kementerian Keuangan melaporkan bahwa defisit APBN hingga akhir Februari 2026 tercatat sebesar Rp135,7 triliun, atau setara dengan 0,53 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Meskipun fokus utama adalah pada kondisi fiskal negara, isu kesehatan pimpinan tertinggi di kementerian ini tak luput dari perhatian publik.
Menyadari adanya kekhawatiran yang timbul, Purbaya Yudhi Sadewa secara proaktif memberikan bukti nyata kondisinya. Melalui unggahan video di akun media sosial pribadinya, TikTok dengan akun @purbayayudhis, Purbaya terlihat sedang asyik berolahraga renang. Dalam video yang dibagikannya pada Ahad, 3 Mei 2026, Purbaya tidak hanya menunjukkan aktivitas fisiknya, tetapi juga menyempatkan diri untuk memberikan pesan inspiratif. Ia mengajak masyarakat, terutama generasi muda atau Gen Z, untuk mengadopsi gaya hidup sehat. "Selamat pagi, guys. Gen Z jangan lupa olahraga, renang bisa, lari boleh, padel juga bisa. Kalau saya biasanya renang. Tidak terasa long weekend-nya," tulis Purbaya dalam keterangan videonya, yang secara implisit menegaskan bahwa ia memiliki energi dan semangat untuk beraktivitas.
Tidak hanya dari Purbaya sendiri, bantahan atas isu kesehatan ini juga datang dari jajaran Kemenkeu lainnya. Wakil Menteri Keuangan, Juda Agung, saat ditemui usai menghadiri acara Himpunan Alumni IPB di Jakarta pada Sabtu, 2 Mei 2026, juga menanggapi kabar tersebut. "Wah, tidak tahu saya. Insyaallah sehat. Doakan saja," ujar Juda Agung, menunjukkan optimisme dan kepercayaan terhadap kondisi Menkeu.
Lebih lanjut, Juda Agung juga memberikan kepastian mengenai jadwal konferensi pers APBN KiTa yang sempat mengalami pembatalan. Ia menegaskan bahwa agenda penting tersebut tetap akan dilaksanakan pada Rabu, 6 Mei 2026. Sebelumnya, konferensi pers APBN KiTa ini dijadwalkan ulang dari tanggal 29 April ke tanggal 6 Mei. Penegasan ini semakin memperkuat narasi bahwa Kemenkeu berjalan normal dan Purbaya Yudhi Sadewa tetap memimpin dengan sehat.
Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya verifikasi informasi dan peran media sosial dalam menyebarkan kabar, baik yang akurat maupun yang belum terkonfirmasi. Dengan adanya klarifikasi langsung dari sumber terpercaya dan bukti nyata dari sang Menteri Keuangan sendiri, publik dapat bernapas lega dan kembali fokus pada isu-isu ekonomi yang krusial bagi bangsa. Kesehatan para pemimpin negara tentu menjadi perhatian publik, dan dalam kasus ini, Purbaya Yudhi Sadewa telah berhasil membuktikan bahwa ia dalam kondisi prima untuk menjalankan tugas negara.











