
Jakarta – Pembangunan Light Rail Transit (LRT) Jakarta Fase 1B rute Velodrome-Manggarai terus menunjukkan kemajuan pesat. Hingga April 2026, PT Waskita Karya (Persero) Tbk mencatat progres konstruksi telah mencapai 91,82 persen, menandakan proyek strategis ini semakin mendekati tahap penyelesaian. Suasana di kawasan Manggarai, lokasi proyek, terlihat padat dengan aktivitas konstruksi yang intensif. Sejumlah pekerja dan alat berat dikerahkan untuk menyelesaikan tahap-tahap krusial.

Pembangunan LRT Jakarta Fase 1B ini merupakan bagian dari upaya besar pemerintah dalam meningkatkan konektivitas dan mobilitas di ibu kota. Proyek ini diharapkan mampu memberikan solusi transportasi publik yang efisien, modern, dan ramah lingkungan, sejalan dengan visi Jakarta sebagai kota global yang maju dan berkelanjutan. Pengerjaan difokuskan pada penyelesaian struktur utama serta elemen pendukung lainnya. Hal ini dilakukan guna memastikan kesiapan operasional dalam waktu dekat. Keberadaan moda transportasi ini tidak hanya akan menambah pilihan transportasi yang nyaman bagi masyarakat, tetapi juga diharapkan mampu mengurangi ketergantungan pada kendaraan pribadi, yang berkontribusi pada penumpukan lalu lintas perkotaan.

Lebih dari sekadar proyek infrastruktur, LRT Jakarta Fase 1B mencerminkan komitmen kuat untuk mendorong transformasi sistem transportasi perkotaan. Ini adalah langkah nyata dalam menghadirkan sistem mobilitas yang tidak hanya efisien, tetapi juga berkelanjutan dan mendukung daya saing kota di kancah global. Dengan progres yang telah melampaui 90 persen, proyek ini sangat dinantikan oleh masyarakat. Diharapkan setelah beroperasi, LRT Fase 1B ini akan memberikan dampak positif yang signifikan terhadap mobilitas warga, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di kawasan sekitarnya. Keberhasilan proyek ini menjadi bukti nyata upaya kolektif dalam mewujudkan Jakarta yang lebih baik dan lebih nyaman dihuni.











