
Volume lalu lintas (lalin) keluar wilayah Jabotabek pada H-1 libur panjang periode Hari Raya Idul Adha 1447H, Hari Raya Waisak, dan Hari Lahir Pancasila, yaitu pada Selasa (26/06), mencapai 196.320 kendaraan. Angka ini menunjukkan peningkatan signifikan sebesar 48,65% dibandingkan dengan volume lalu lintas normal. Peningkatan ini merupakan akumulasi dari empat Gerbang Tol (GT) Utama yang melayani arus keluar Jabotabek, yakni GT Cikampek Utama yang mengarah ke Trans Jawa, GT Kalihurip Utama menuju Bandung, GT Cikupa yang mengarah ke Merak, dan GT Ciawi menuju Puncak.
Menanggapi lonjakan volume lalu lintas ini, Jasa Marga Group menegaskan komitmennya untuk memperkuat kesiapan operasional jalan tol. "Peningkatan volume lalu lintas harus diiringi oleh penguatan kesiapan operasional jalan tol Jasa Marga Group, mulai dari optimalisasi layanan transaksi, peningkatan kapasitas petugas di lapangan, hingga pemanfaatan teknologi berbasis digital, agar memberikan layanan optimal kepada pengguna jalan tol serta menjaga kelancaran, keamanan, dan kenyamanan perjalanan," ujar Rivan, dikutip dari keterangan tertulis pada Rabu (27/5/2026). Upaya ini diharapkan dapat memberikan pengalaman berkendara yang optimal bagi masyarakat yang melakukan perjalanan.
Distribusi lalu lintas keluar Jabotabek menunjukkan mayoritas kendaraan bergerak ke arah Timur. Sebanyak 97.239 kendaraan atau 49,5% dari total volume, menuju arah Timur yang mencakup wilayah Trans Jawa dan Bandung. Sementara itu, 56.290 kendaraan (28,7%) bergerak menuju arah Barat, khususnya ke Merak. Sisanya, 42.791 kendaraan (21,8%), mengarah ke arah Selatan, yaitu Puncak.
Rincian distribusi lalu lintas ini memberikan gambaran yang lebih detail mengenai pola pergerakan pemudik. Untuk arah Timur, lalu lintas menuju Trans Jawa melalui GT Cikampek Utama Jalan Tol Jakarta-Cikampek tercatat sebanyak 50.702 kendaraan, mengalami peningkatan luar biasa sebesar 94,90% dari kondisi normal. Sementara itu, lalu lintas menuju Bandung melalui GT Kalihurip Utama Jalan Tol Cipularang mencapai 46.537 kendaraan, meningkat 69,51% dari normal. Secara total, arus lalin keluar Jabotabek menuju Trans Jawa dan Bandung melalui kedua gerbang tol tersebut adalah 97.239 kendaraan, dengan kenaikan sebesar 81,86% dari lalu lintas normal.
Untuk arah Barat, lalu lintas keluar Jabotabek menuju Merak melalui GT Cikupa Jalan Tol Tangerang-Merak mencatat angka 56.290 kendaraan. Meskipun meningkat, angkanya menunjukkan kenaikan yang lebih moderat dibandingkan arah Timur, yaitu sebesar 19,42% dari lalu lintas normal.
Sementara itu, di arah Selatan, jumlah kendaraan yang keluar Jabotabek menuju Puncak melalui GT Ciawi Jalan Tol Jagorawi adalah sebanyak 42.791 kendaraan. Arus lalu lintas di jalur ini juga mengalami peningkatan yang signifikan, yaitu sebesar 36,02% dari kondisi normal. Angka-angka ini mencerminkan tingginya mobilitas masyarakat untuk memanfaatkan libur panjang, baik untuk tujuan mudik maupun berlibur ke berbagai destinasi di luar Jabotabek.











