
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil ditutup di zona hijau pada perdagangan Senin, 4 Mei 2026, membukukan kenaikan moderat sebesar 15,95 poin atau 0,22% untuk mengakhiri sesi di level 6.971,95. Pergerakan positif ini mengakhiri tren pelemahan yang sempat mewarnai beberapa periode sebelumnya, memberikan sedikit kelegaan bagi para investor di tengah volatilitas pasar yang terus berlangsung.
Perdagangan hari ini dibuka pada level 6.988,91, namun sempat mengalami fluktuasi dengan mencapai level tertinggi 7.069,69 sebelum akhirnya terkoreksi ke titik terendah 6.946,05. Penutupan di zona hijau ini menunjukkan adanya tekanan beli yang mampu menahan laju penurunan lebih lanjut. Volume transaksi tercatat cukup signifikan, mencapai 60,23 miliar lembar saham dengan total nilai transaksi sebesar Rp 21,10 triliun. Frekuensi transaksi pun tercatat tinggi, sebanyak 2.440.779 kali, mengindikasikan aktivitas perdagangan yang cukup dinamis.
Analisis pergerakan saham menunjukkan bahwa mayoritas saham memang bergerak stagnan atau melemah, namun kekuatan dari saham-saham yang menguat, terutama di sektor energi, menjadi penopang utama penguatan IHSG. Tercatat sebanyak 327 saham menguat, berbanding dengan 357 saham yang melemah, dan 134 saham lainnya tidak mengalami perubahan harga. Penguatan sektor energi ini kemungkinan dipicu oleh sentimen positif terkait harga komoditas energi global atau antisipasi kebijakan energi domestik yang menguntungkan.
Meskipun berhasil menguat hari ini, catatan dalam sepekan terakhir menunjukkan IHSG masih dalam tren pelemahan, yaitu sebesar 2,21%. Dalam sebulan terakhir, indeks ini juga tercatat melemah 0,78%, dan dalam rentang enam bulan terakhir, pelemahannya mencapai 13,57%. Tren pelemahan yang lebih signifikan terlihat pada kinerja year-to-date (YTD) yang mencapai 19,37%. Namun, jika dilihat dalam rentang satu tahun terakhir, IHSG masih mencatatkan pertumbuhan positif sebesar 9,25%, menunjukkan ketahanan indeks dalam jangka panjang meskipun menghadapi berbagai tantangan di pasar domestik dan global.
Pergerakan IHSG hari ini sejalan dengan tren positif yang terlihat di beberapa bursa Asia lainnya. Hang Seng Index tercatat menguat 1,24%, Nikkei menguat 0,38%, dan Shanghai Composite Index juga menunjukkan kenaikan sebesar 0,11%. Hal ini mengindikasikan sentimen positif secara regional yang turut memengaruhi pasar saham Indonesia. Penguatan di pasar Asia ini dapat dikaitkan dengan berbagai faktor, seperti optimisme terhadap pemulihan ekonomi global, pelonggaran kebijakan moneter di beberapa negara, atau perkembangan positif dalam negosiasi perdagangan internasional. Para analis pasar akan terus memantau bagaimana sentimen positif ini dapat berlanjut dan memengaruhi pergerakan IHSG di hari-hari mendatang, sambil mewaspadai potensi volatilitas yang masih ada. (acd/acd)











