Gangguan Teknis Ujian CAT Seleksi Manajer Kopdeskel Merah Putih

Budi Santoso

Gangguan Teknis Ujian CAT Seleksi Manajer Kopdeskel Merah Putih

Ujian seleksi manajer Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdeskel) Merah Putih berbasis Computer Assisted Test (CAT) dilaporkan mengalami gangguan teknis yang signifikan. Berbagai laporan di media sosial mengindikasikan bahwa jawaban peserta ujian secara tiba-tiba berubah sendiri selama pelaksanaan tes. Fenomena ini menimbulkan kekhawatiran dan pertanyaan mengenai integritas proses seleksi.

Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop), Farida Farichah, telah memberikan pernyataan resmi terkait isu ini. Beliau menegaskan bahwa Kementerian Koperasi telah mengetahui adanya masalah tersebut dan sedang berkoordinasi intensif dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN) yang merupakan pihak pelaksana teknis rekrutmen. "Ya memang di media sosial Kementerian Koperasi pasti juga ada laporan hal tersebut," ujar Farida dalam sebuah konferensi pers yang digelar di kantornya di Jakarta Selatan pada Jumat (8/5/2026).

Farida menjelaskan lebih lanjut bahwa proses rekrutmen ini memanfaatkan fasilitas kantor regional BKN yang tersebar di 26 provinsi di seluruh Indonesia. Sebagai bagian dari panitia seleksi nasional (panselnas), pihaknya telah meminta BKN untuk memberikan penjelasan rinci mengenai penyebab dan kronologi gangguan teknis yang terjadi. "Kami tentu saja bagian dari panselnas itu mengkoordinasikan tadi yang laporan-laporan dari media sosial sudah kami koordinasikan dengan BKN dan juga panselnas di bawah PNRB. Hasilnya adalah itu tadi, klarifikasi dan penjelasan dari BKN," jelasnya.

Beliau menambahkan bahwa penjelasan teknis lebih lanjut akan disampaikan langsung oleh BKN sebagai pelaksana utama dari sistem CAT ini. Tugas kementerian, dalam hal ini sebagai bagian dari pansel, adalah melakukan koordinasi dan memastikan setiap laporan tertangani dengan baik.

Baca Juga :  GAPKI Dukung Penegakan Hukum Manipulasi Ekspor Sawit

Sebelumnya, kehebohan di media sosial bermula dari banyaknya peserta yang mengalami kejadian serupa. Salah satu video yang beredar menampilkan seorang peserta yang baru saja menyelesaikan ujian. Peserta tersebut mengungkapkan kekecewaannya karena jawaban yang menurutnya sudah benar dan tersimpan, tiba-tiba berubah sendiri oleh sistem saat kursor dipindahkan. "Aku baru aja selesai tes kompetensi yang Koperasi Desa dan berharap banyak. Tapi nggak tau kenapa websitenya itu aneh. Kita sudah jawab yang terasa benar, terus jawabannya sudah disimpan, tiba-tiba pas kita balik kursornya langsung ngeganti jawabannya akan diganti dari apa yang kita pilih," ujar peserta tersebut dalam sebuah unggahan di akun Instagram @trending***.

Gangguan teknis ini menjadi sorotan publik karena berdampak pada banyak peserta yang mengikuti seleksi manajer Kopdeskel Merah Putih. Hal ini menimbulkan pertanyaan tentang keandalan sistem CAT yang digunakan dan bagaimana langkah mitigasi yang akan diambil untuk memastikan keadilan bagi seluruh peserta. Pihak kementerian dan BKN diharapkan segera memberikan solusi dan transparansi penuh terkait masalah ini.

Also Read

Tinggalkan komentar