BRI Life Bayar Klaim Rp 1,17 T, Kesehatan Bisnis Terjaga Kuat

Budi Santoso

BRI Life Bayar Klaim Rp 1,17 T, Kesehatan Bisnis Terjaga Kuat

PT Asuransi Jiwa BRI Life mencatat rekor pembayaran klaim dan manfaat sebesar Rp 1,17 triliun pada kuartal I tahun 2026. Angka ini menunjukkan sedikit penurunan 2,4% dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya, yaitu Rp 1,20 triliun. Namun, penurunan ini justru menjadi sinyal positif yang menegaskan kesehatan dan stabilitas bisnis perusahaan. Direktur Operasional BRI Life, Andrew Bain, menjelaskan bahwa capaian ini merupakan hasil dari strategi pengelolaan risiko yang ketat dan selektif, serta fokus pada pemeliharaan kualitas portofolio nasabah yang prima.

"Kami terus berupaya memperkuat tata kelola risiko dan seleksi portofolio agar pembayaran klaim tetap optimal tanpa mengorbankan kualitas pelayanan. Rasio klaim dan manfaat di kuartal I tahun 2026 yang terjaga dan lebih rendah dibandingkan rata-rata industri asuransi jiwa Indonesia, adalah cerminan kesehatan portofolio dan tingginya kepercayaan nasabah," ujar Andrew Bain dalam keterangan tertulisnya, Jumat (8/5/2026).

Lebih lanjut, Andrew memaparkan bahwa penurunan klaim secara year-on-year sebesar 2,4% ini tidak lepas dari penerapan strategi underwriting yang disiplin dan pengelolaan portofolio yang sangat selektif. BRI Life berkomitmen untuk memastikan setiap premi yang dibayarkan oleh nasabah dikembalikan dalam bentuk proteksi yang tepat guna dan bernilai tinggi. Salah satu kekuatan utama bisnis BRI Life adalah kemampuannya yang teruji dalam melakukan pembayaran klaim dan manfaat kepada nasabah secara tepat waktu dan sesuai prosedur. Perusahaan akan terus berfokus pada perlindungan nasabah melalui penawaran produk-produk yang relevan dan inovatif, serta memastikan proses klaim yang cepat, transparan, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Baca Juga :  Proyek Jalur Ganda Kereta Api Bandung-Cicalengka Rampung 2023

Kinerja positif dalam pembayaran klaim dan manfaat ini semakin diperkuat oleh rasio klaim dan manfaat BRI Life yang berada jauh di bawah rata-rata industri asuransi jiwa. Pada Kuartal I 2026, rasio klaim industri tercatat sebesar 78,2%, sementara BRI Life berhasil menjaga rasio klaim dan manfaatnya di angka yang sangat efisien, yaitu 48,9%. Angka yang jauh lebih rendah ini tidak hanya menunjukkan efisiensi operasional BRI Life, tetapi juga menegaskan komitmen perusahaan dalam menjaga keberlanjutan manfaat bagi seluruh nasabahnya. Hal ini sekaligus membuktikan bahwa BRI Life memiliki tingkat ketahanan finansial yang sangat kuat, mampu menghadapi berbagai dinamika pasar dengan sigap.

Saat ini, struktur kepemilikan saham BRI Life didominasi oleh PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) sebagai pemegang saham mayoritas dengan komposisi 51%. Mitra strategisnya adalah FWD Management Holdings Limited dengan kepemilikan 43,96%, dan sisanya sebesar 5,04% dimiliki oleh Yayasan Kesejahteraan Pekerja (YKP) BRI.

BRI Life secara konsisten berkomitmen untuk memberikan perlindungan yang optimal kepada seluruh nasabahnya sembari tetap menjaga kesehatan dan keberlanjutan keuangan perusahaan. Ke depannya, BRI Life akan terus memperkuat kapabilitas dalam tata kelola risiko dan terus meningkatkan kualitas layanan klaim untuk memberikan pengalaman terbaik dan terpercaya bagi seluruh pemegang polis.

"Pencapaian ini merupakan bukti nyata dari komitmen kami untuk memberikan perlindungan maksimal kepada nasabah, sekaligus memastikan keberlanjutan bisnis kami dalam jangka panjang. Dengan rasio klaim dan manfaat yang jauh di bawah rata-rata industri, BRI Life telah membuktikan diri sebagai mitra proteksi yang sangat terpercaya dan memiliki pengelolaan keuangan yang sangat sehat," tutup Andrew Bain, menegaskan kembali reputasi dan stabilitas BRI Life di industri asuransi jiwa.

Baca Juga :  Emas, Investasi Aman dan Mudah untuk Pemula di BSI

Also Read

Tinggalkan komentar