AHY Pimpin Komite Kereta Cepat Whoosh, Gantikan Luhut

Budi Santoso

AHY Pimpin Komite Kereta Cepat Whoosh, Gantikan Luhut

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), kini mengemban amanah baru sebagai Ketua Komite Kereta Cepat Jakarta-Bandung (Whoosh). Keputusan ini merupakan penugasan langsung dari Presiden Prabowo Subianto, menggantikan posisi yang sebelumnya dijabat oleh Luhut Binsar Pandjaitan saat masih menjabat sebagai Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi. Penetapan AHY secara resmi berlaku sejak 12 Mei 2026, seiring dengan pengundangan aturan baru yang mengaturnya.

Aturan yang dimaksud adalah Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 29 Tahun 2026, yang merupakan perubahan kedua atas Perpres Nomor 107 Tahun 2015. Perpres ini berfokus pada percepatan penyelenggaraan prasarana dan sarana kereta cepat Jakarta-Bandung. Perubahan susunan keanggotaan Komite Kereta Cepat Jakarta-Bandung ini dilakukan demi meningkatkan efektivitas tugasnya, sejalan dengan penyesuaian susunan keanggotaan serta tugas dan fungsi kementerian dan lembaga dalam Kabinet Merah Putih.

Dalam peran barunya, AHY akan memimpin Komite Kereta Cepat Jakarta-Bandung dalam dua tugas utama yang krusial. Pertama, menetapkan langkah-langkah strategis perusahaan dalam mengatasi masalah cost overrun atau pembengkakan biaya proyek. Ini mencakup pengambilan keputusan mengenai kewajiban perusahaan patungan, penyesuaian porsi kepemilikan, serta pengaturan ulang persyaratan dan jumlah pinjaman yang diterima. Tujuannya adalah untuk mencari solusi terbaik demi kelancaran proyek.

Kedua, Komite di bawah kepemimpinan AHY bertugas menetapkan bentuk dukungan konkret dari Pemerintah untuk mengatasi kendala cost overrun. Dukungan ini dapat berupa rencana penyertaan modal negara kepada konsorsium badan usaha milik negara (BUMN) yang terlibat dalam proyek. Selain itu, Pemerintah juga dapat memberikan penjaminan atas kewajiban konsorsium BUMN, jika diperlukan untuk memastikan ketersediaan modal proyek.

Baca Juga :  Gangguan Teknis Ujian CAT Kopdeskel, BKN Imbau Peserta Tetap Tenang

Susunan keanggotaan Komite Kereta Cepat Jakarta-Bandung ini juga mengalami beberapa penyesuaian. Selain Ketua yang dijabat oleh AHY, posisi Wakil Ketua akan diisi oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian. Sementara itu, para Menteri yang tergabung sebagai anggota meliputi Menteri Luar Negeri, Menteri Keuangan, Menteri Perhubungan, dan Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).

Lebih lanjut, keanggotaan komite juga diperkuat dengan hadirnya Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional, Kepala Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BUMN), serta Kepala Badan Pelaksana Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara). Keberagaman latar belakang dan keahlian para anggota ini diharapkan dapat memberikan perspektif yang komprehensif dalam pengambilan keputusan terkait proyek strategis nasional ini. Dengan kepemimpinan AHY, diharapkan proyek kereta cepat Whoosh dapat berjalan lebih efisien dan mencapai tujuannya dengan optimal.

Also Read

Tinggalkan komentar