
Sejumlah penumpang kereta api jarak jauh berjalan keluar setibanya di Stasiun Semarang Tawang, Semarang, Jawa Tengah, Kamis (14/5/2026). Momentum libur panjang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriyah yang berdekatan dengan Hari Lahir Pancasila mendorong peningkatan mobilitas masyarakat di berbagai daerah. PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI mencatat penjualan tiket untuk periode keberangkatan 26 Mei hingga 1 Juni 2026 telah mencapai 911.176 tiket per Rabu (27/5/2026). Angka ini masih berpotensi meningkat seiring dengan penjualan yang terus berlangsung.
Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menyatakan bahwa tingginya antusiasme masyarakat terlihat sejak hari pertama periode long weekend dimulai. Pada Selasa (26/5/2026), KAI berhasil melayani 214.342 pelanggan, yang menjadi volume pelanggan tertinggi sementara selama periode libur panjang ini. "Long weekend kali ini menunjukkan kereta api semakin menjadi pilihan utama masyarakat untuk bepergian antarkota," ujar Anne.
Pola perjalanan pelanggan pada periode ini cukup merata menuju berbagai kota favorit di Pulau Jawa maupun Sumatera. Yogyakarta, Bandung, Semarang, Solo, hingga Surabaya masih menjadi tujuan utama pelanggan karena menawarkan daya tarik wisata, kuliner, budaya, dan akses mobilitas yang terintegrasi dengan kawasan perkotaan. Tingginya mobilitas pelanggan juga tercermin dari relasi perjalanan favorit selama periode libur panjang ini.
Tren perjalanan selama long weekend kali ini juga memperlihatkan perubahan preferensi masyarakat dalam menikmati perjalanan liburan. Pelanggan kini semakin mempertimbangkan kenyamanan perjalanan, kepastian waktu, hingga pengalaman menikmati panorama antarkota dari balik jendela kereta api. KAI terus memastikan seluruh perjalanan selama masa long weekend berjalan aman, nyaman, dan lancar.
Masyarakat diimbau untuk merencanakan perjalanan lebih awal, hadir lebih cepat di stasiun, serta memastikan kembali jadwal keberangkatan agar perjalanan berlangsung lebih tenang. KAI berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan dan menyediakan opsi transportasi yang aman, nyaman, dan efisien bagi masyarakat, terutama saat momen-momen libur panjang. Dengan prediksi peningkatan mobilitas yang signifikan, KAI terus berupaya memaksimalkan kapasitas dan memastikan ketersediaan tiket bagi seluruh calon penumpang.
Peningkatan volume penumpang ini tidak hanya menguntungkan KAI secara bisnis, tetapi juga memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah tujuan wisata yang ramai dikunjungi. Sektor pariwisata, kuliner, dan akomodasi di kota-kota favorit tersebut diperkirakan akan mengalami lonjakan aktivitas selama periode libur panjang ini. KAI berperan penting dalam memfasilitasi pergerakan ekonomi ini melalui penyediaan layanan transportasi kereta api yang andal.
Anne menambahkan bahwa KAI terus melakukan evaluasi dan inovasi untuk meningkatkan pengalaman penumpang. Hal ini mencakup perbaikan fasilitas di stasiun, pemeliharaan armada kereta api, serta pengembangan teknologi informasi untuk memudahkan proses pemesanan tiket dan informasi perjalanan. Dengan demikian, KAI diharapkan dapat terus menjadi tulang punggung transportasi darat di Indonesia, khususnya untuk perjalanan jarak jauh.
Perluasan jangkauan layanan kereta api ke berbagai rute baru dan peningkatan frekuensi perjalanan pada rute-rute yang padat juga menjadi fokus KAI untuk mengakomodasi permintaan yang terus meningkat. Kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dan pelaku industri pariwisata, juga terus dijalin untuk menciptakan ekosistem perjalanan yang terintegrasi dan optimal bagi masyarakat. Keberhasilan KAI dalam melayani lonjakan penumpang pada libur panjang Iduladha kali ini menjadi bukti kesiapan dan komitmen perusahaan dalam memenuhi kebutuhan transportasi masyarakat.











