
PT Pertamina Patra Niaga mengimbau keras para pemilik kendaraan, baik roda dua maupun roda empat, untuk senantiasa menggunakan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang sesuai dengan spesifikasi teknis kendaraan mereka. Peringatan ini disampaikan dalam sebuah forum diskusi interaktif yang melibatkan sejumlah pengguna kendaraan dari berbagai komunitas. VP Marketing Pertamina Patra Niaga, Heppy Wulansari, menekankan bahwa pemilihan BBM yang tepat bukan sekadar masalah preferensi, melainkan sebuah keharusan fundamental untuk memastikan performa optimal kendaraan serta menjaga efisiensi konsumsi energi. Dalam sesi diskusi tersebut, para peserta tidak hanya mendapatkan pemahaman mendalam mengenai pentingnya penggunaan BBM yang tepat, tetapi juga diperkaya dengan informasi krusial seputar aplikasi pelumas yang sesuai, strategi efisiensi energi dalam berkendara, hingga berbagai fitur unggulan yang tersedia dalam aplikasi MyPertamina.
Selain itu, Pertamina juga secara transparan memaparkan berbagai upaya berkelanjutan yang tengah dan akan terus dilakukan guna meningkatkan kualitas dan kenyamanan layanan di seluruh Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Materi mengenai peningkatan layanan ini dipresentasikan secara lugas oleh Manager Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Dian Hapsari Firasati, didampingi oleh VP Retail Fuel Sales Pertamina Patra Niaga, Windrian Kurniawan. Dalam kesempatan yang sama, diskusi semakin menarik dengan hadirnya pakar ekonomi terkemuka, Komaidi Notonegoro, yang memberikan analisis tajam mengenai dinamika pasar BBM, peran krusial subsidi energi, serta strategi penguatan ketahanan energi nasional.
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, menegaskan bahwa edukasi masif mengenai penggunaan energi secara bijak dan bertanggung jawab harus terus digalakkan. Ia menyatakan, "Edukasi penggunaan energi secara bijak menjadi tanggung jawab bersama. Kami mengajak masyarakat dan komunitas otomotif untuk turut berkolaborasi menyebarkan pemahaman mengenai penggunaan BBM sesuai spesifikasi kendaraan, pemanfaatan energi yang tepat guna, serta pentingnya menjaga kualitas performa kendaraan melalui produk yang berkualitas. Melalui kolaborasi ini, kami berharap kesadaran masyarakat terhadap penggunaan energi yang lebih bijak dapat terus meningkat."
Senada dengan hal tersebut, pakar otomotif ternama, Rifat Sungkar, turut menyoroti dampak signifikan dari penggunaan BBM dengan angka Research Octane Number (RON) yang tepat dan pelumas berkualitas terhadap performa keseluruhan kendaraan. "Tema utamanya adalah bijak berenergi dan teman-teman dari komunitas menurut saya mereka adalah agent of change yang terbaik. Mereka pelaku langsung, mereka bisa memberikan masukan, dan mereka juga merasakan produk yang mereka pakai," ungkap Rifat.
Antusiasme positif datang dari para peserta. Siska, perwakilan dari Innova Community, mengaku mendapatkan tambahan wawasan yang sangat berharga. "Acara ini bagus banget ya, keren. Ini sudah berjalan dua kali, dari tahun lalu dan tahun ini. Manfaatnya banyak sekali buat teman-teman yang ikut acara hari ini, di mana kita bisa saling ngobrol santai tentang tips dan banyak hal mengenai energi," ujarnya. Yulian dari Depok Max Owners menambahkan, "Acara kayak gini perlu banget buat didatangi sama teman-teman komunitas. Manfaatnya banyak banget, bukan cuma masalah pembelian bensin aja, tapi kalau dikulik itu isinya banyak banget," tuturnya, menggarisbawahi kekayaan informasi yang diperoleh, termasuk mengenai kemudahan dan manfaat aplikasi MyPertamina. Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen Pertamina dalam meningkatkan literasi energi masyarakat demi penggunaan yang lebih efisien dan berkelanjutan.











