
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) secara aktif memperkuat kapasitas pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Indonesia untuk menembus pasar internasional. Komitmen ini diwujudkan melalui berbagai program yang tidak hanya membuka peluang bisnis ke kancah global, tetapi juga menyediakan pendampingan bisnis yang komprehensif hingga akses ke jaringan global.
Direktur Treasury & International Banking BNI, Abu Santosa Sudradjat, mengemukakan bahwa banyak UMKM Indonesia sebenarnya memiliki produk unggulan yang sangat kompetitif di pasar global. Namun, tantangan terbesar yang kerap dihadapi adalah kesulitan dalam mengakses pasar internasional. "Banyak sekali usaha-usaha dari UMKM yang ingin pada dasarnya mempunyai tentunya mempunyai produk yang unggul gitu ya. Produk yang kompetitif, tapi mau masuk ke kancah internasionalnya susah," ujar Abu saat ditemui di acara Jogja Financial Festival, Sabtu (23/5/2026).
Menyadari hal tersebut, BNI memposisikan diri bukan hanya sebagai penyedia layanan pembiayaan semata, melainkan sebagai mitra strategis yang berperan penting dalam membantu pelaku usaha memperluas jangkauan bisnis mereka ke luar negeri. Bantuan ini difasilitasi melalui jaringan luas cabang BNI yang tersebar di berbagai negara. Melalui jaringan internasional ini, BNI siap mendukung berbagai kebutuhan transaksi global para pelaku UMKM, mulai dari pembiayaan perdagangan (trade finance), fasilitasi pertemuan bisnis (business matching), hingga penyediaan akses informasi pasar global yang krusial. "Jadi di sinilah peran BNI pada dasarnya tidak hanya ibaratnya menyediakan pembiayaan, tapi juga bagaimana kita bisa menjadi partner yang membantu tentunya pelaku-pelaku usaha untuk memperluas bisnisnya di luar negeri tersebut," jelas Abu.
BNI secara khusus menyediakan program unggulan bernama BNI Xpora yang dirancang untuk membantu UMKM meningkatkan kapasitas usahanya agar mampu bersaing secara efektif di pasar internasional. Program ini mendorong pelaku usaha untuk memperkuat aspek digitalisasi bisnis mereka. Digitalisasi ini sangat penting untuk mempermudah pengelolaan keuangan dan transaksi lintas negara, sehingga proses ekspansi bisnis ke luar negeri dapat berjalan lebih lancar. "Kami membantu UMKM ini tadi meningkatkan terkait dengan kapasitas usaha mereka untuk masuk ke luar negeri, ya. Lalu juga bagaimana kami memperkuat digitalisasi, supaya memudahkan mereka dalam hal untuk memanajemen keuangannya, satu hal di sini, dan mereka mampu go global," tegas Abu.
Lebih lanjut, BNI juga menghadirkan berbagai solusi digital inovatif lainnya untuk mendukung kebutuhan transaksi internasional nasabah. Di antaranya adalah layanan digital BNI Direct dan aplikasi BNI Wonder. Aplikasi BNI Wonder menawarkan fitur canggih multi-currency yang sangat praktis, memungkinkan penggunanya bertransaksi di 13 negara berbeda dengan menggunakan 13 mata uang lokal. Keberadaan berbagai layanan digital ini menegaskan komitmen BNI dalam memfasilitasi UMKM untuk meraih kesuksesan di pasar global.











