Wamenkop Dorong UMKM Manfaatkan Koperasi untuk Pemasaran Produk Lokal

Budi Santoso

Wamenkop Dorong UMKM Manfaatkan Koperasi untuk Pemasaran Produk Lokal

Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Farida Farichah secara tegas mendorong para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk menjadikan koperasi sebagai jalur pemasaran utama bagi produk-produk mereka. Dorongan ini disampaikan dalam rangka mengoptimalkan potensi ekonomi masyarakat dan memperkuat ketahanan finansial keluarga. Gagasan strategis pemerintah melalui program "Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih", yang diinisiasi pada masa kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, diharapkan dapat menjadi katalisator kebangkitan ekonomi kerakyatan. Koperasi dipandang sebagai wadah fundamental bagi warga desa dan kelurahan untuk meraih kemandirian ekonomi, mengurangi ketergantungan pada pihak luar, serta membangun kekuatan kolektif.

Dalam konteks ini, Wamenkop Farida menekankan pentingnya UMKM, termasuk kader Fatayat Nahdlatul Ulama (NU), untuk secara aktif memanfaatkan fasilitas koperasi sebagai sarana pemasaran. Dengan demikian, produk-produk lokal tidak lagi harus bersaing di pasar yang sangat kompetitif seperti pusat perbelanjaan besar, melainkan dapat didistribusikan secara efisien melalui jaringan koperasi yang tersebar di tingkat desa. "Yang punya usaha UMKM bisa menjual produknya di koperasi. Fatayat NU yang memiliki usaha dapat memanfaatkan koperasi sebagai tempat pemasaran," ujar Wamenkop Farida, menggarisbawahi kemudahan akses dan potensi pasar yang ditawarkan oleh koperasi.

Pernyataan ini disampaikan Wamenkop Farida saat menghadiri acara Fun Run dalam rangka memperingati Hari Lahir (Harlah) Fatayat NU ke-76 di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Pengurus Wilayah Fatayat NU Jawa Barat ini tidak hanya menjadi ajang peringatan, tetapi juga memiliki makna mendalam dalam mempromosikan gaya hidup sehat, baik secara fisik maupun mental, serta kesehatan ekonomi masyarakat. Wamenkop Farida mengapresiasi penyelenggaraan Fun Run sebagai inisiatif positif yang sejalan dengan upaya pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga :  Ekonomi Tumbuh 5,61%, Menkeu Lepas Cemas Pasca Tak Tidur

Menurut Wamenkop Farida, kesehatan perempuan memegang peranan krusial dalam menentukan kesehatan ekonomi suatu negara. Perempuan yang sehat secara fisik dan mental akan melahirkan generasi yang berkualitas, yang pada gilirannya akan berkontribusi pada pembangunan bangsa. Oleh karena itu, kegiatan yang mendorong aktivitas fisik seperti Fun Run menjadi penting untuk memastikan masyarakat tetap bugar dan produktif. Ia menekankan bahwa perekonomian yang kuat berakar dari masyarakat yang sehat, dan perempuan adalah pilar penting dalam pondasi tersebut.

Ketua PW Fatayat NU Jawa Barat, Hj Minyatul Ummah, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas terselenggaranya acara peringatan Harlah Fatayat NU ke-76 dengan lancar. Ia mengkonfirmasi bahwa salah satu tujuan utama dari agenda Fun Run ini adalah untuk menanamkan pentingnya gaya hidup sehat di kalangan masyarakat, khususnya para kader Fatayat NU di Jawa Barat. "Tentunya ada tujuan mulia, yaitu menanamkan gaya hidup sehat, mempererat tali silaturahim, menumbuhkan sportivitas, serta menikmati momen kebersamaan dan persaudaraan," jelas Hj Minyatul Ummah. Kegiatan ini menjadi bukti sinergi antara pemerintah, organisasi masyarakat, dan elemen masyarakat dalam mewujudkan tujuan bersama, yaitu peningkatan kesejahteraan dan kesehatan masyarakat. Pemberdayaan UMKM melalui koperasi, ditambah dengan promosi gaya hidup sehat, merupakan langkah konkret menuju penguatan ekonomi kerakyatan dan masyarakat yang lebih tangguh.

Also Read

Tinggalkan komentar