Wakil Ketua DPR Kunjungi BI Usai BEI, Optimis Pasar Modal Menguat

Budi Santoso

Wakil Ketua DPR Kunjungi BI Usai BEI, Optimis Pasar Modal Menguat

Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, dijadwalkan melakukan kunjungan ke Bank Indonesia (BI) pada hari ini, Selasa (19/5), setelah sebelumnya menyambangi Bursa Efek Indonesia (BEI). Kunjungan ini, yang tidak dirinci lebih lanjut tujuannya, diharapkan dapat memperkuat kepercayaan investor terhadap pasar modal Indonesia. Dalam kunjungannya di BEI, Dasco mengaku telah berdiskusi mendalam mengenai kondisi investor global dan mendapatkan berbagai paparan terkait strategi peningkatan kepercayaan investor.

Bersama dengan Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Friderica Widyasari Dewi, serta CEO dan COO BPI Danantara, Rosan Roeslani dan Dony Oskaria, Dasco mendengarkan presentasi mengenai arah kebijakan yang bertujuan untuk meyakinkan para investor, khususnya investor lokal. Dasco menyatakan keyakinannya bahwa dengan fundamental pasar modal yang kuat dan dukungan regulasi yang tepat, pertumbuhan investor ritel akan terus meningkat.

"Kami kemudian mendengarkan paparan dari Pak Rosan, bagaimana mereka kemudian menyiapkan regulasi-regulasi yang bisa kemudian meyakinkan dan bisa kemudian membuat para investor lokal merasa nyaman, sehingga tadi kita lihat bahwa pertumbuhan investor lokal atau retail terus bertambah, dan kemudian dengan fundamental yang ada, saya yakin dan percaya bahwa bursa kita ke depan akan semakin kuat," ungkap Dasco.

Pernyataan Dasco ini mengindikasikan optimisme yang tinggi terhadap prospek pasar modal Indonesia. Diskusi di BEI tidak hanya berfokus pada persepsi investor internasional, tetapi juga pada upaya untuk menciptakan lingkungan yang kondusif bagi investor domestik. Peningkatan jumlah investor lokal merupakan salah satu indikator penting yang dilihat oleh DPR sebagai cerminan kepercayaan terhadap stabilitas dan potensi pertumbuhan pasar modal Indonesia.

Baca Juga :  Realisasi KUR Capai Rp105,8 T, Dorong UMKM Produktif

Adanya kunjungan pejabat tinggi negara ke institusi keuangan seperti BEI dan BI ini menunjukkan perhatian serius pemerintah terhadap sektor pasar modal. Hal ini juga dapat diartikan sebagai upaya untuk menyelaraskan kebijakan antara legislatif, regulator (OJK), dan otoritas moneter (BI) demi mencapai tujuan yang sama, yaitu penguatan pasar modal dan perekonomian nasional.

Pihak BEI, melalui paparan yang diterima oleh rombongan DPR, tampaknya telah memaparkan langkah-langkah konkret yang diambil untuk meningkatkan daya tarik pasar modal Indonesia. Hal ini bisa mencakup reformasi regulasi, inovasi produk investasi, serta program edukasi dan literasi keuangan bagi masyarakat. Fokus pada investor ritel menunjukkan kesadaran akan pentingnya partisipasi masyarakat luas dalam pembiayaan pembangunan melalui pasar modal.

Sementara itu, tujuan spesifik kunjungan ke BI yang belum diungkapkan oleh Dasco, kemungkinan besar berkaitan dengan koordinasi kebijakan moneter dan fiskal yang dapat saling mendukung penguatan pasar modal. Sinergi antara BI dan OJK, didukung oleh legislatif, sangat krusial dalam menjaga stabilitas ekonomi makro yang menjadi fondasi utama bagi pertumbuhan pasar modal yang berkelanjutan.

Dengan fundamental yang dinilai kuat oleh Dasco, serta upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kepercayaan investor, prospek pasar modal Indonesia di masa depan diperkirakan akan semakin cerah. Peningkatan jumlah investor lokal menjadi bukti nyata bahwa masyarakat mulai melihat pasar modal sebagai instrumen investasi yang menarik dan aman. Komitmen untuk terus memperkuat regulasi dan menciptakan iklim investasi yang kondusif diharapkan akan terus mendorong pertumbuhan pasar modal Indonesia menjadi lebih kuat dan inklusif.

Baca Juga :  Tes Manajer Kopdes CAT Bermasalah, Jawaban Berubah Sendiri

Also Read

Tinggalkan komentar