Tol Kayuagung-Palembang-Betung Rampung Q3 2026

Budi Santoso

Tol Kayuagung-Palembang-Betung Rampung Q3 2026

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) tengah mempercepat pembangunan Jalan Tol Kayuagung-Palembang-Betung sepanjang 111,69 kilometer. Proyek strategis ini merupakan bagian integral dari koridor utama Jalan Tol Trans Sumatera, yang dirancang untuk memperkuat konektivitas dan mobilitas di Pulau Sumatera. Dua seksi prioritas, yaitu Seksi 1 Kramasan-Sungai Rengas (21,5 km) dan Seksi 2 Sungai Rengas-Pangkalan Balai (33 km), ditargetkan selesai konstruksi pada kuartal III tahun 2026.

Menteri PU, Dody Hanggodo, menekankan pentingnya percepatan pembangunan tol ini karena manfaatnya yang signifikan bagi mobilitas masyarakat dan kelancaran distribusi logistik di Sumatera. "Kami terus dukung pembangunan proyek ini agar selesai tepat waktu karena ini memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat," ujar Dody dalam keterangan tertulisnya, Selasa (5/5/2026). Ruas Kayuagung-Palembang sepanjang 37,62 km telah beroperasi, sementara kelanjutan menuju Betung sepanjang 69,19 km kini dalam tahap pembangunan.

Pembangunan ruas Tol Palembang-Betung dibagi menjadi tiga seksi. Selain Seksi 1 dan 2 yang menjadi fokus percepatan, Seksi 3 Pangkalan Balai-Betung memiliki panjang 14,69 km. "Fokus percepatan saat ini berada pada Seksi 1 dan Seksi 2 karena keduanya akan memperkuat konektivitas kawasan perkotaan Palembang menuju wilayah utara Sumatera Selatan serta mendukung kelancaran arus logistik lintas provinsi," jelas Dody.

Progres pembangunan menunjukkan capaian yang membanggakan. Pada Seksi 1, pembebasan lahan telah mencapai 95,43 persen dengan progres konstruksi sebesar 92,07 persen. Di Seksi 2, progres pengadaan lahan mencapai 95,58 persen dan progres konstruksi sebesar 89,88 persen. Kedua seksi ini diproyeksikan selesai pada kuartal III 2026.

Baca Juga :  PGN Perkuat Infrastruktur Gas Bumi Nasional di Usia 61 Tahun

Sementara itu, Seksi 3 Pangkalan Balai-Betung mencatat progres pembebasan lahan sebesar 86,15 persen dan progres konstruksi sebesar 51,82 persen, dengan target penyelesaian pada awal tahun 2027. Proyek ini dilaksanakan melalui skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) oleh PT Hutama Karya (Persero) sebagai Badan Usaha Jalan Tol (BUJT). Pekerjaan konstruksi Seksi 1 dan 2 ditangani oleh PT Waskita Karya (Persero) Tbk, sedangkan Seksi 3 dikerjakan oleh PT Hutama Karya Infrastruktur.

Dengan total nilai investasi sekitar Rp14,98 triliun dan masa konsesi selama 50 tahun, Jalan Tol Kayuagung-Palembang-Betung diharapkan dapat memangkas waktu tempuh perjalanan Palembang-Betung dari sekitar tiga jam menjadi hanya satu jam. Peningkatan efisiensi perjalanan ini diharapkan tidak hanya memperlancar distribusi logistik dan menurunkan biaya transportasi, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi di kawasan Sumatera Selatan. Kehadiran tol ini akan menjadi elemen krusial dalam memperkuat jaringan utama Jalan Tol Trans Sumatera, yang berperan sebagai tulang punggung mobilitas orang dan barang di seluruh Pulau Sumatera.

Also Read

Tinggalkan komentar