Telkom Gelar Kartini BISA Fest: Pemberdayaan Perempuan & UMKM Digital

Budi Santoso

Telkom Gelar Kartini BISA Fest: Pemberdayaan Perempuan & UMKM Digital

Dalam rangka memperingati Hari Kartini, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) sukses menggelar ‘Kartini BISA Fest’, sebuah inisiatif strategis yang berfokus pada pemberdayaan perempuan dan penguatan kapasitas Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui pemanfaatan serta literasi teknologi digital. Acara ini merupakan perwujudan komitmen TelkomGroup dalam meningkatkan daya saing pelaku usaha, khususnya perempuan, di pasar domestik maupun global.

‘Kartini BISA Fest’ menyajikan serangkaian program komprehensif, mulai dari pelatihan mendalam, fasilitasi sertifikasi produk, hingga penguatan branding. Kegiatan ini juga merefleksikan budaya perusahaan Telkom, yaitu Bravery, Integrity, Service Excellence, Agility (BISA), dengan penekanan kuat pada kolaborasi dan inovasi.

Direktur Utama Telkom, Dian Siswarini, turut hadir memberikan dukungan penuh, menekankan pentingnya momentum Hari Kartini untuk mendorong adaptasi terhadap perkembangan teknologi. "Perayaan Kartini BISA Fest ini sangat luar biasa karena tidak hanya melibatkan perempuan, tetapi juga laki-laki yang turut berperan aktif. Momentum Hari Kartini menjadi pengingat bagi kita semua untuk mengambil nilai-nilai perjuangan Kartini dan mengadaptasikannya dalam kehidupan saat ini yang serba digital. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk terus belajar, mengenal, dan memanfaatkan teknologi guna memberikan dampak yang lebih luas," ujar Dian.

Rangkaian acara meliputi bazar kuliner yang menampilkan 40 UMKM perempuan, seminar cyber security yang dihadiri lebih dari 350 peserta, serta pelatihan pemanfaatan kecerdasan artifisial (AI) untuk meningkatkan efisiensi konten kreatif dan pemasaran digital. Sebagai perusahaan digital telco terdepan, Telkom berkomitmen memperkuat peran perempuan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Dari lebih dari 112.000 UMKM binaan, sebanyak 73.152 di antaranya adalah pelaku usaha perempuan yang aktif dalam program pembinaan digital. Upaya ini bertujuan menciptakan ekosistem digital yang inklusif, kolaboratif, dan mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.

Baca Juga :  Neraca Dagang Indonesia Surplus 71 Bulan Beruntun, Cuan Komoditas Dominasi

Telkom juga mengimplementasikan program Packfest dengan menyalurkan bantuan 500.000 cetak kemasan dan memfasilitasi sertifikasi halal gratis bagi 2.250 UMKM perempuan. Hal ini bertujuan memperkuat aspek branding dan legalitas produk, agar UMKM dapat bersaing di pasar modern dan internasional. Data Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemenkomdigi) 2025 menunjukkan bahwa sekitar 64,5% atau 37 juta pelaku UMKM di Indonesia dijalankan oleh perempuan, namun masih ada tantangan terkait legalitas dan standardisasi produk, di mana baru sekitar 35% UMKM yang memiliki sertifikasi halal menurut data BPJPH 2025.

Secara simbolis, Dian Siswarini menyerahkan bantuan sertifikasi halal dan hibah kemasan kepada perwakilan UMKM binaan, sebagai wujud nyata dukungan perusahaan dalam mendorong perempuan Indonesia untuk terus mengembangkan kapasitas diri dan memaksimalkan potensi di era digital. Dukungan ini juga diperluas kepada pelaku UMKM disabilitas, menegaskan komitmen Telkom terhadap kesetaraan akses dalam transformasi digital.

Dian menegaskan komitmen Telkom dalam memperluas akses dan meningkatkan literasi digital, khususnya melalui pembinaan UMKM. "Melalui digitalisasi dan standarisasi, kami berharap pelaku UMKM binaan tidak hanya tumbuh secara mandiri, tetapi juga mampu menciptakan dampak ekonomi yang lebih luas," jelasnya.

‘Kartini BISA Fest’, yang dilaksanakan pada 20-24 April 2026, merupakan implementasi strategi Telkom dalam membangun ekosistem digital yang inklusif dan berdaya saing, sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) poin 5 (Kesetaraan Gender) dan poin 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi). Telkom berkomitmen mendampingi perempuan Indonesia agar semakin berdaya, inovatif, dan berkontribusi dalam memperkuat fondasi ekonomi nasional serta mendorong pertumbuhan digital yang inklusif dan berkelanjutan.

Baca Juga :  Rupiah Anjlok, Puan Minta Pemerintah & BI Antisipasi Dampak

Also Read

Tinggalkan komentar