Dolar Amerika Serikat (AS) yang menguat tajam hingga menembus Rp 17.600 per dolar AS, menunjukkan dampaknya yang luas hingga ke pedagang di pasar tradisional dan
Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, menanggapi pernyataan Presiden RI Prabowo Subianto yang menyebutkan bahwa "orang di desa tidak menggunakan dolar". Menurut Misbakhun, pernyataan
Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat memberikan dampak signifikan bagi sektor komoditas pangan dan pertanian, khususnya industri kelapa sawit nasional. Gabungan Pengusaha Kelapa
Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara, Dony Oskaria, memimpin rapat strategis dengan jajaran direksi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk serta direksi dan dewan komisaris
Pasar keuangan Indonesia dilanda gejolak signifikan kemarin, ditandai dengan anjloknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan pelemahan nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (AS).