Misbakhun: Pernyataan Prabowo soal Dolar untuk Tenangkan Rakyat

Budi Santoso

Misbakhun: Pernyataan Prabowo soal Dolar untuk Tenangkan Rakyat

Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, menanggapi pernyataan Presiden RI Prabowo Subianto yang menyebutkan bahwa "orang di desa tidak menggunakan dolar". Menurut Misbakhun, pernyataan tersebut merupakan upaya Presiden untuk menenangkan masyarakat di tengah kekhawatiran pelemahan nilai tukar rupiah. "Apa yang disampaikan oleh Pak Presiden itu adalah upaya untuk menenangkan masyarakat. Jangan dibaca terlalu eksplisit," ujar Misbakhun usai rapat kerja bersama Gubernur Bank Indonesia (BI) di Kompleks DPR RI, Jakarta, Senin (18/5/2026).

Misbakhun menjelaskan bahwa pernyataan Presiden Prabowo bertujuan untuk memberikan rasa tenang kepada masyarakat dengan menekankan bahwa fundamental ekonomi Indonesia sebenarnya kuat. Hal ini dibuktikan dengan capaian pertumbuhan ekonomi pada kuartal I 2026 yang mencapai 5,61 persen (yoy). "Upaya Bapak Presiden adalah untuk menjaga ketenangan masyarakat. Tentunya tersirat juga dari pesan itu adalah meminta kepada BI jangan sampai rupiah terus melemah," terang Misbakhun.

Lebih lanjut, Misbakhun mengartikan pernyataan Presiden sebagai upaya untuk menghindari polarisasi antara masyarakat kaya dan miskin akibat isu pelemahan rupiah. Presiden tidak ingin kondisi ini memicu kekhawatiran yang berlebihan atau bahkan menciptakan ketidakstabilan politik. "Yang dimaksud oleh Bapak Presiden adalah tidak ingin membenturkan masyarakat kaya dengan masyarakat miskin," imbuh Misbakhun.

Misbakhun berpandangan bahwa pernyataan Presiden justru dapat mencegah kepanikan di kalangan masyarakat terkait depresiasi rupiah. Ia menilai Presiden Prabowo ingin menghindari gejolak isu pelemahan rupiah yang dapat menimbulkan dampak yang tidak diinginkan, seperti ketidakstabilan politik. "Adanya ketidaksatabilan politik karena masyarakat sibuk membicarakan hal-hal yang sifatnya rumor-rumor seperti itu. Rupiah naik karena akan ada (faktor) ini, akan ada (dampak) itu," jelasnya.

Baca Juga :  IHSG Anjlok 3,53%, Investor Asing Lepas Rp1,5 Triliun

Misbakhun menegaskan bahwa tujuan utama Presiden adalah menenangkan rakyatnya. "Nah inilah tujuan dari Bapak Presiden untuk menenangkan rakyatnya. Dan Presiden menenangkan rakyatnya itu hal yang sangat wajar. Presiden menyejukkan hati rakyatnya itu adalah tugas Presiden, beliau pemimpin kita," tutupnya. Pernyataan ini menggarisbawahi peran Presiden dalam menjaga stabilitas sosial dan ekonomi, terutama di saat-saat krusial yang berpotensi menimbulkan kecemasan publik. Komisi XI DPR RI, sebagai mitra kerja BI, terus memantau perkembangan ekonomi dan nilai tukar rupiah untuk memastikan stabilitas terjaga.

Also Read

Tinggalkan komentar