Pemerintah mengalokasikan anggaran Rp2 triliun per hari untuk membeli obligasi negara guna menstabilkan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat. Namun, realisasi pembelian baru mencapai
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan tren pelemahannya secara signifikan, anjlok nyaris 4% ke level 6.300-an pada perdagangan Selasa (19/5/2026). Penurunan ini melanjutkan pelemahan yang
Pemerintah menegaskan komitmennya untuk tidak menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi, termasuk Pertalite dan Biosolar, terlepas dari fluktuasi harga minyak mentah dunia dan pelemahan
Kementerian Keuangan melaporkan pencapaian penerimaan pajak yang mengesankan sebesar Rp 646,3 triliun hingga 30 April 2026. Angka ini menunjukkan pertumbuhan signifikan sebesar 16,1 persen dibandingkan
Presiden Prabowo Subianto tengah memfokuskan upaya perbaikan manajemen program Makan Bergizi Gratis (MBG), terutama terkait penggunaan anggaran agar lebih efektif dan efisien dalam pemanfaatan Anggaran