REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Menjelang usia tujuh dekade, PT Astra International Tbk (Astra) mengumumkan reposisi strategisnya pada Senin (25/5/2026). Langkah ini diambil sebagai momentum refleksi untuk
IHSG ditutup menguat tajam 44,30 poin atau 0,72 persen, bertengger di level 6.206,35 pada penutupan perdagangan Senin (25/5/2026). Penguatan ini sejalan dengan pergerakan positif bursa
Pelemahan Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (AS) tak melulu membawa kabar buruk. Wakil Menteri Pertanian, Sudaryono, justru melihat ini sebagai berkah bagi jutaan petani yang
Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI), Destry Damayanti, membeberkan alasan strategis di balik keputusan menaikkan suku bunga acuan (BI Rate) menjadi 5,25%. Keputusan ini diambil
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan perlunya diversifikasi sumber pembiayaan guna mendongkrak target pertumbuhan ekonomi nasional yang ambisius. Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi, menyoroti