SPBU Swasta Beli Solar Pertamina, Impor Solar Segera Berhenti

Budi Santoso

SPBU Swasta Beli Solar Pertamina, Impor Solar Segera Berhenti

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengumumkan langkah signifikan dalam upaya menghentikan impor solar, dengan adanya pembelian solar dari PT Pertamina oleh sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) swasta. Langkah ini menegaskan komitmen pemerintah untuk meningkatkan kemandirian energi nasional dan mengurangi ketergantungan pada pasokan luar negeri. Pertamina melalui Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth M.V. Dumatubun, membenarkan bahwa badan usaha swasta telah melakukan pemesanan dan pembelian produk Ultra Low Sulphur Diesel (ULSD). Salah satu SPBU swasta yang telah melakukan pemesanan adalah SPBU swasta kuning mas.

Transaksi pembelian solar ini tercatat mencapai 50 Million Barrels (MB), yang setara dengan 7.960 kiloliter (KL) ULSD dari PT Pertamina Patra Niaga. Proses transaksi ini dilaporkan telah selesai, dan SPBU swasta tersebut diperkirakan sudah dapat menjual diesel mulai tanggal 8 hingga 9 Mei 2026. Keberhasilan ini merupakan hasil dari kerja sama yang baik antara Pertamina sebagai penyedia bahan bakar bersubsidi dan badan usaha swasta yang beroperasi di sektor hilir energi.

Peristiwa ini terjadi bertepatan dengan kembalinya Shell untuk menjual kembali Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis V-Power Diesel di beberapa SPBU mereka. Dalam pengumumannya di akun Instagram resmi @shell_indonesia pada Minggu, 10 Mei 2026, Shell menyatakan bahwa produk V-Power Diesel mulai tersedia kembali secara bertahap. Berdasarkan informasi dari website resmi Shell, saat ini terdapat 33 gerai SPBU Shell yang menjual V-Power Diesel di berbagai wilayah strategis, mencakup Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Tangerang, Depok, Bogor, Bekasi, hingga Bandung. Harga V-Power Diesel dipatok sebesar Rp 30.890 per liter.

Baca Juga :  Puluhan Bus Melanggar, Kemenhub Pastikan Keamanan Penumpang

Selain V-Power Diesel, layanan lain seperti Shell Select, deli2go, dan Bengkel SPBU Shell, serta Shell Recharge juga tetap tersedia di SPBU Shell. Namun, perlu dicatat bahwa produk BBM Shell lainnya seperti Shell Super, Shell V-Power, dan Shell V-Power Nitro+ belum terlihat tersedia. Kembalinya Shell ke pasar BBM diesel ini, ditambah dengan partisipasi SPBU swasta dalam membeli solar dari Pertamina, menunjukkan adanya dinamika baru dalam industri energi Indonesia.

Upaya pemerintah untuk menghentikan impor solar ini diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap neraca perdagangan, memperkuat ketahanan energi nasional, dan mendorong pertumbuhan industri dalam negeri. Keterlibatan SPBU swasta dalam rantai pasok solar Pertamina juga membuka peluang kerjasama yang lebih luas dan kompetisi yang sehat di sektor energi. Hal ini sejalan dengan visi pemerintah untuk menciptakan sistem energi yang lebih efisien, berkelanjutan, dan mandiri. Kebijakan ini juga berpotensi mengurangi volatilitas harga BBM di dalam negeri yang seringkali dipengaruhi oleh fluktuasi harga minyak dunia dan nilai tukar rupiah.

Also Read

Tinggalkan komentar