
Shopee Indonesia kembali menggelar program Apresiasi Jurnalistik Shopee UMKM PATEN 2026, sebuah inisiatif bergengsi yang didedikasikan untuk para insan pers di seluruh Tanah Air. Program ini dirancang untuk menyoroti kisah-kisah inspiratif para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang berhasil "naik kelas" serta konten kreator yang memberikan kontribusi signifikan terhadap perkembangan ekosistem ekonomi digital di Indonesia. Lebih dari sekadar kompetisi, ajang ini mengemban misi mulia untuk menampilkan transformasi ekonomi Indonesia yang semakin terdigitalisasi, khususnya di sektor UMKM.
Peran media dinilai sangat krusial sebagai garda terdepan dalam menyebarkan narasi optimisme. Media memiliki kekuatan untuk menunjukkan bagaimana kemajuan teknologi mampu membuka berbagai peluang usaha baru, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara lebih merata dan inklusif. Radynal Nataprawira, Deputy Director of Public Affairs Shopee Indonesia, menegaskan bahwa Apresiasi Jurnalistik Shopee UMKM PATEN 2026 merupakan program rutin yang terjalin melalui kolaborasi erat antara Shopee Indonesia dan Kementerian UMKM. Ia menyoroti bagaimana perkembangan pesat teknologi e-commerce dalam satu dekade terakhir telah secara signifikan mendorong desentralisasi aktivitas bisnis di Indonesia, memberikan kesempatan bagi pelaku usaha di berbagai daerah untuk berkembang.
Dalam lanskap ekonomi yang terus berubah ini, media memegang peranan penting sebagai saksi sekaligus penyampai kisah transformasi UMKM kepada masyarakat luas. "Kami percaya media adalah ‘saksi penting’ yang mengikuti betul jatuh bangunnya pengusaha lokal atau UMKM dalam merintis bisnis dari nol hingga sukses bertumbuh," ujar Radynal. "Itulah alasan kami kembali mengajak rekan-rekan jurnalis untuk merangkai cerita perjuangan UMKM di berbagai pelosok, di berbagai daerah, agar masyarakat bisa melihat langsung transformasi digital benar-benar menghidupkan ekonomi rakyat, ekonomi UMKM." Shopee meyakini bahwa platform digital tidak hanya mempermudah proses transaksi dan logistik, tetapi juga menciptakan lapangan permainan yang lebih setara bagi pelaku usaha kecil untuk dapat bersaing dengan pemain besar. Lebih lanjut, tren perdagangan digital ini telah melahirkan berbagai peluang bisnis inovatif, seperti live shopping dan affiliate marketing, yang semakin memperkaya ekosistem ekonomi digital.
Tahun ini, Apresiasi Jurnalistik Shopee UMKM PATEN 2026 mengusung tema yang sangat relevan, yaitu ‘Wajah Baru Ekonomi Indonesia melalui UMKM dan Platform Digital’. Tema besar ini diperkaya dengan berbagai subtema menarik yang mencakup aspek-aspek krusial dalam ekosistem digital, antara lain afiliasi, UMKM dan digitalisasi, ekspor produk lokal, upaya pencegahan hoaks, serta pentingnya keamanan digital. Shopee telah menyiapkan total hadiah ratusan juta rupiah bagi karya jurnalistik terbaik yang akan dipilih. Program apresiasi ini terbuka untuk empat kategori utama, yaitu media cetak, media online, audio visual, dan fotografi, memberikan kesempatan luas bagi para jurnalis dari berbagai platform untuk berpartisipasi.
"Shopee menantikan karya orisinal dari rekan-rekan jurnalis di seluruh Indonesia," tambah Radynal. "Tahun lalu, salah satu pemenang Apresiasi Jurnalistik Shopee UMKM PATEN berasal dari Nusa Tenggara Timur. Bukan tidak mungkin, tahun ini akan muncul karya yang lebih inspiratif dan berdampak; bisa dari Papua, Aceh, Kalimantan, atau daerah lainnya." Shopee berkomitmen untuk terus mendorong semangat kewirausahaan dan inovasi di kalangan UMKM melalui dukungan platform digital.
Dewan juri yang akan menilai karya-karya yang masuk terdiri dari para profesional yang kredibel di bidangnya. Mereka adalah Deputi Bidang Usaha Kecil Kementerian UMKM RI, Temmy Satya Permana; Ketua Dewan Pengurus Forum Pemimpin Redaksi sekaligus Pemimpin Redaksi EMTEK Media, Retno Pinasti; Ketua Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI), Wahyu Dhyatmika; Pewarta Foto Associated Press, Achmad Ibrahim; serta Deputy Director of Public Affairs Shopee Indonesia, Radynal Nataprawira. Kriteria penilaian akan difokuskan pada orisinalitas, kedalaman liputan, dampak narasi, dan relevansi dengan tema yang diangkat.
Karya jurnalistik yang berhak diikutsertakan adalah karya yang telah dipublikasikan atau disiarkan di media massa nasional maupun daerah dalam periode waktu mulai dari 1 Oktober 2025 hingga 31 Agustus 2026. Batas akhir pengumpulan karya ditetapkan dengan ketat pada 31 Agustus 2026, pukul 23.59 WIB. Para jurnalis yang berminat dapat mengirimkan karyanya melalui tautan resmi yang telah disediakan, yaitu https://shp.ee/yF4cFRbT. Shopee berharap program ini dapat terus memacu semangat para jurnalis untuk menggali dan menyajikan kisah-kisah transformatif dari UMKM Indonesia, sekaligus meningkatkan kesadaran publik mengenai peran penting digitalisasi dalam memajukan perekonomian bangsa.











