Prabowo Targetkan Defisit APBN 2027, IHSG Merosot

Budi Santoso

Prabowo Targetkan Defisit APBN 2027, IHSG Merosot

Presiden Prabowo Subianto menghadiri Sidang Paripurna DPR RI untuk menyampaikan Pembicaraan Pendahuluan Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) RAPBN 2027. Dalam pidatonya, Prabowo memaparkan sejumlah inisiatif penting, termasuk target defisit APBN 2027 yang akan dijaga pada kisaran 1,80-2,40% terhadap produk domestik bruto (PDB). Target defisit ini merupakan hasil proyeksi perhitungan pendapatan negara yang ditargetkan mencapai 11,82-12,40% dari PDB, dengan rencana belanja negara antara 13,62-14,80% dari PDB. Prabowo menekankan komitmen pemerintah untuk terus berupaya menekan dan memperkecil defisit anggaran.

Selain target defisit, Prabowo juga menetapkan target pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2027 sebesar 5,8-6,5%. Target ambisius ini diyakini dapat tercapai melalui implementasi strategi ekonomi yang tepat dan kebijakan fiskal yang berkelanjutan. Terkait nilai tukar Rupiah, pemerintah akan mengupayakan agar berada pada kisaran Rp 16.800-Rp 17.500 terhadap Dolar AS.

Namun, pidato Prabowo tersebut bersamaan dengan momen merosotnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ke level 6.200-an. Penurunan IHSG ini terjadi saat Presiden membahas tata kelola ekspor komoditas sumber daya alam (SDA). Berdasarkan data RTI Business, IHSG melemah 2,25% ke level 6.227,41 pada pukul 11.19 WIB, berbalik arah setelah sempat menguat lebih dari 1% sebelum pidato dimulai.

Menanggapi kekhawatiran pasar, Presiden Prabowo mengumumkan penerbitan Peraturan Pemerintah (PP) tentang Tata Kelola Ekspor Komoditas Sumber Daya Alam (SDA). Beleid ini mewajibkan arus ekspor sejumlah komoditas strategis dilakukan melalui BUMN yang dibentuk pemerintah. Tujuannya adalah untuk memperkuat pengawasan ekspor SDA, mencegah praktik pelarian devisa hasil ekspor (DHE), serta menutup celah kurang bayar pajak.

Baca Juga :  18 Bank RI Terbaik Dunia 2026 Versi Forbes

Untuk mendalami lebih lanjut mengenai kemungkinan korelasi antara anjloknya IHSG dengan kebijakan tata kelola ekspor SDA yang baru, serta berbagai berita ekonomi menarik lainnya, masyarakat dapat menyimak ulasan mendalam dalam program "detikSore". Program ini tidak hanya membahas isu-isu ekonomi terkini, tetapi juga akan mengupas tuntas produk terbaru dari PT Pegadaian, yaitu skema pembiayaan porsi haji melalui produk Arrum Haji. Produk inovatif ini memungkinkan masyarakat untuk memanfaatkan aset rumah tangga, seperti emas, tidak hanya untuk menjaga kekayaan, tetapi juga sebagai sarana untuk mengakses ibadah haji yang semakin panjang masa antreannya. Diskusi mendalam mengenai skema dan keunggulan produk ini akan disajikan dalam "detikSore", memberikan solusi bagi kebutuhan masyarakat dalam menghadapi panjangnya antrean ibadah haji.

Program "detikSore" dapat diikuti secara langsung (live streaming) pada Senin-Jumat, pukul 15.30-18.00 WIB, melalui 20.detik.com dan TikTok detikcom. Masyarakat diundang untuk berpartisipasi aktif dengan menyampaikan komentar melalui kolom live chat yang tersedia, menjadikan "detikSore" sebagai platform interaktif untuk diskusi berita-berita hangat. Slogan "Detik Sore, Nggak Cuma Hore-hore!" mencerminkan komitmen program untuk menyajikan konten yang informatif dan relevan bagi publik.

Also Read

Tinggalkan komentar