
Keluhan tagihan listrik yang melonjak akhir-akhir ini ramai diperbincangkan di media sosial. Banyak pelanggan merasa bingung karena tagihan bulanan mereka meningkat signifikan tanpa adanya perubahan drastis dalam penggunaan peralatan elektronik di rumah. Untuk menjawab kebingungan ini, PLN menawarkan solusi melalui aplikasi PLN Mobile. Aplikasi ini dirancang untuk memberikan kemudahan dan transparansi kepada pelanggan dalam memantau transaksi kelistrikan, termasuk riwayat penggunaan dan tagihan.
Bagi pelanggan pascabayar, PLN Mobile menyediakan fitur yang komprehensif. Setelah masuk menggunakan nomor ponsel terdaftar, pelanggan dapat mengakses menu "Token dan Pembayaran" atau "Riwayat Penggunaan". Di sini, mereka dapat melihat rincian tagihan serta histori konsumsi listrik bulanan secara detail. Dengan membandingkan penggunaan pada bulan berjalan dengan bulan-bulan sebelumnya, pelanggan dapat mengidentifikasi potensi penyebab lonjakan konsumsi kilowatt hour (kWh). Beberapa faktor yang mungkin berkontribusi antara lain peningkatan durasi penggunaan pendingin ruangan (AC), penambahan perangkat elektronik baru, atau peralatan yang tetap terhubung ke listrik meskipun tidak sedang digunakan.
Bagi pelanggan prabayar, PLN Mobile juga tidak kalah bermanfaat. Aplikasi ini menyajikan informasi mengenai riwayat pembelian token listrik dan estimasi pemakaian listrik. Dengan demikian, pelanggan dapat memantau apakah terjadi peningkatan konsumsi token dibandingkan periode sebelumnya.
Selain fitur-fitur tersebut, PLN juga memperkenalkan fitur SwaCAM khusus untuk pelanggan pascabayar yang menggunakan sistem pencatatan mandiri meter listrik. Melalui fitur ini, pelanggan dapat mengunggah foto angka stand meter secara langsung melalui PLN Mobile. Hal ini memungkinkan pemantauan pemakaian listrik menjadi lebih akurat dan terkini.
Jika pelanggan menemukan lonjakan konsumsi yang dianggap tidak wajar, PLN menyarankan beberapa langkah pencegahan. Pertama, disarankan untuk memeriksa kondisi instalasi listrik di rumah. Pastikan tidak ada perangkat yang mengalami kebocoran arus listrik atau peralatan yang tetap menyala tanpa disadari. Ketidaksesuaian instalasi atau adanya kebocoran arus dapat menjadi penyebab pemakaian listrik yang boros dan berujung pada tagihan yang membengkak.
Apabila setelah melakukan pemeriksaan mandiri pelanggan masih memiliki pertanyaan atau keraguan, PLN menyediakan kanal layanan pelanggan yang mudah diakses. Pelanggan dapat menghubungi layanan pelanggan PLN melalui aplikasi PLN Mobile itu sendiri, atau melalui Contact Center PLN di nomor 123. Melalui kanal-kanal ini, pelanggan akan mendapatkan penjelasan lebih lanjut mengenai rincian tagihan, konsumsi listrik yang tercatat dalam sistem, serta saran-saran yang relevan untuk mengoptimalkan penggunaan energi.
Dengan memanfaatkan berbagai fitur pemantauan konsumsi listrik yang tersedia di PLN Mobile, pelanggan diberdayakan untuk mengontrol penggunaan energi mereka secara lebih efektif. Lebih dari itu, aplikasi ini juga membantu dalam mengidentifikasi faktor-faktor spesifik yang menyebabkan tagihan listrik meningkat. Ini merupakan langkah proaktif dari PLN untuk meningkatkan kepuasan pelanggan dan memberikan transparansi yang lebih baik dalam pengelolaan kelistrikan. Penggunaan PLN Mobile diharapkan dapat membantu pelanggan dalam mengelola keuangan mereka dengan lebih baik, khususnya terkait biaya listrik bulanan.











