
Perusahaan Umum Percetakan Uang Republik Indonesia (PERURI) secara proaktif mendorong percepatan transformasi digital dalam proses administrasi rekrutmen karyawan. Inisiatif ini difokuskan pada pemanfaatan layanan e-meterai, sebuah solusi inovatif yang dirancang untuk meningkatkan efisiensi secara signifikan dalam seluruh tahapan seleksi kerja. Selain mengoptimalkan proses internal, penggunaan e-meterai juga berkontribusi pada peningkatan kepatuhan terhadap regulasi perpajakan untuk dokumen-dokumen yang bersifat elektronik. Adi Sunardi, Head of Corporate Secretary PERURI, dalam keterangan tertulisnya yang dirilis pada Jumat, 1 Mei 2026, menjelaskan bahwa relevansi e-meterai semakin meningkat seiring dengan maraknya penggunaan dokumen digital dalam berbagai proses rekrutmen, baik yang diselenggarakan oleh instansi pemerintah maupun perusahaan swasta.
Adi Sunardi menguraikan bahwa berbagai jenis dokumen yang menjadi bagian integral dari proses rekrutmen, mulai dari surat lamaran, surat pernyataan, hingga berbagai dokumen administratif pendukung lainnya, kini semakin banyak dikelola dan diproses secara elektronik. Penting untuk digarisbawahi bahwa dokumen-dokumen elektronik ini memiliki kedudukan hukum yang setara dengan dokumen fisik tradisional. Oleh karena itu, implementasi e-meterai menjadi elemen krusial yang mendukung kelancaran dan efektivitas sistem rekrutmen yang sepenuhnya digital. "Melalui sistem rekrutmen yang sepenuhnya digital, penggunaan e-meterai memberikan pengalaman yang efisien dan cepat bagi pelamar kerja dalam melengkapi berkas administrasi," ujar Adi.
Sebagai sebuah entitas yang memiliki mandat negara, PERURI hadir untuk menyediakan solusi e-meterai sebagai bentuk pemenuhan kewajiban bea meterai atas dokumen elektronik. Fungsi e-meterai ini tidak kalah pentingnya dengan meterai tempel konvensional, namun menawarkan kepraktisan yang jauh lebih tinggi untuk kebutuhan administrasi digital yang serba cepat. Adi Sunardi menambahkan bahwa penggunaan e-meterai juga memberikan kontribusi positif terhadap efisiensi operasional, baik bagi perusahaan maupun instansi pemerintah. Hal ini dikarenakan proses pembubuhan meterai dapat dilakukan secara daring, menghilangkan kebutuhan akan interaksi fisik yang kerap memakan waktu dan sumber daya.
Lebih lanjut, e-meterai diklaim memiliki tingkat keamanan yang lebih superior berkat integrasi teknologi verifikasi digital. Teknologi ini dirancang khusus untuk meminimalkan risiko pemalsuan dokumen, sebuah isu yang kerap menjadi perhatian dalam pengelolaan dokumen elektronik. PERURI merangkum sejumlah manfaat utama dari penggunaan e-meterai, yang meliputi dukungan terhadap kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku, peningkatan aspek keamanan dokumen secara keseluruhan, percepatan signifikan dalam proses administrasi, serta upaya menjaga integritas otentik dari dokumen-dokumen elektronik. Untuk memastikan keaslian dokumen yang telah dimeterai secara elektronik, Adi Sunardi menjelaskan bahwa pengguna dapat melakukan proses verifikasi melalui portal resmi PERURI atau melalui aplikasi khusus pemindai e-Meterai Scanner. Aplikasi ini akan menampilkan data unik yang tersemat pada meterai elektronik, sehingga mempermudah identifikasi keasliannya. PERURI juga secara aktif mengimbau masyarakat untuk melakukan pembelian e-meterai hanya melalui distributor resmi yang terafiliasi, salah satunya adalah melalui platform digital meterai-elektronik.com, guna menjamin keamanan dan keabsahan transaksi.











