
Jakarta – PT Pertamina Patra Niaga mengambil langkah proaktif untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan masyarakat akan gas elpiji (LPG) bersubsidi tiga kilogram selama periode libur panjang Idul Adha 1447 Hijriyah. Perusahaan energi plat merah ini secara nasional menambah pasokan sebanyak sembilan juta tabung LPG 3 kilogram. Keputusan strategis ini diambil sebagai bagian dari komitmen Pertamina Patra Niaga dalam menjaga ketahanan stok dan kelancaran distribusi energi, khususnya LPG bersubsidi, bagi masyarakat yang berhak menerimanya.
Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, menjelaskan bahwa penambahan penyaluran LPG 3 kilogram ini bersifat fakultatif atau tambahan, dan akan disalurkan secara bertahap ke berbagai wilayah di Indonesia. Pemilihan wilayah dan waktu penyaluran didasarkan pada analisis tren konsumsi masyarakat serta perkiraan peningkatan kebutuhan selama masa libur panjang. "Pertamina Patra Niaga menambah penyaluran LPG 3 kilogram sebanyak sembilan juta tabung secara nasional selama periode libur panjang Idul Adha. Penambahan ini kami lakukan untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan masyarakat sekaligus memastikan LPG subsidi tetap tersedia dan mudah diakses," ujar Roberth dalam keterangan tertulisnya pada Kamis, 28 Mei 2026.
Lebih lanjut, Roberth menekankan pentingnya koordinasi yang erat antara Pertamina Patra Niaga dengan berbagai pemangku kepentingan di lapangan. Hal ini mencakup pemerintah daerah, Hiswana Migas (Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi), para agen, hingga pangkalan LPG resmi. Kolaborasi ini sangat krusial untuk memastikan bahwa distribusi LPG bersubsidi berjalan secara optimal, efisien, dan tepat sasaran, sehingga sampai ke tangan masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
Dalam upaya memastikan ketersediaan dan kelancaran distribusi, Pertamina Patra Niaga juga melayangkan imbauan penting kepada masyarakat. Ditekankan agar masyarakat membeli LPG 3 kilogram hanya di pangkalan resmi Pertamina. Di pangkalan resmi, stok LPG dipastikan tersedia sesuai dengan ketentuan harga eceran tertinggi (HET) yang telah ditetapkan oleh pemerintah daerah. Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk membeli sesuai dengan kebutuhan rumah tangga masing-masing dan menghindari perilaku pembelian berlebih atau yang dikenal sebagai panic buying. Tindakan ini penting untuk mencegah kelangkaan semu dan menjaga stabilitas pasokan bagi semua konsumen.
Selain menambah volume penyaluran, Pertamina Patra Niaga juga berkomitmen untuk melakukan pemantauan (monitoring) secara intensif terhadap seluruh proses penyaluran LPG. Kegiatan monitoring ini dilakukan secara berkelanjutan untuk memastikan tidak ada kendala dalam distribusi. Perusahaan juga menyiagakan layanan distribusi selama masa libur panjang untuk memastikan kebutuhan energi masyarakat, khususnya LPG, tetap terpenuhi tanpa hambatan. Langkah-langkah komprehensif ini diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan energi rumah tangga mereka selama perayaan Idul Adha.











