
PT Pertamina (Persero) menyelenggarakan Pertamina Talks 2026, sebuah talkshow interaktif yang berfokus pada ‘Di Balik Layar Pertamina Menjaga Ketahanan Energi dan Bijak Berenergi’. Acara ini menghadirkan diskusi mendalam mengenai tantangan ketahanan energi global dan pentingnya penggunaan energi yang bijak, terutama di tengah dinamika geopolitik yang kompleks dan fluktuasi harga komoditas. Pertamina menekankan bahwa menjaga ketersediaan energi adalah tanggung jawab bersama yang memerlukan sinergi publik.
Direktur Manajemen Risiko PT Pertamina (Persero), Ahmad Siddik Badruddin, memaparkan peran krusial manajemen risiko dalam menghadapi ketidakpastian global. Ia menyoroti pentingnya mengantisipasi krisis di Timur Tengah yang berpotensi mengganggu rantai pasok energi, mengingat kawasan tersebut menyumbang 20-30% kebutuhan energi Asia, termasuk minyak mentah Indonesia. Siddik menegaskan komitmen Pertamina untuk memastikan pasokan energi tetap tersalurkan ke seluruh penjuru negeri, sembari mewaspadai berbagai potensi risiko, termasuk persaingan global untuk mendapatkan pasokan yang kini tertahan di Selat Hormuz. Ia juga mengajak masyarakat untuk turut serta memitigasi risiko dengan bijak menggunakan energi dan tidak panik, terutama jika tantangan di Timur Tengah berlanjut.
Di sisi lain, Gigih Aji Wicaksono, Perwira Subholding Downstream Pertamina Patra Niaga, berbagi pengalaman dari garda terdepan di Fuel Terminal Dobo, Maluku. Ia menjelaskan perannya dalam mengawasi penerimaan BBM dari kapal, menjaga kualitas dan kecukupan stok, serta memastikan distribusi energi hingga ke tangan masyarakat. Gigih menekankan pentingnya menjaga kualitas energi sejak proses penerimaan hingga penyaluran.
Praktisi dan Edukator Otomotif, Rifat Sungkar, menambahkan perspektif mengenai peran gaya berkendara dalam penghematan energi. Ia menjelaskan bahwa konsumsi energi berbanding lurus dengan tenaga yang dikeluarkan kendaraan. Teknik mengemudi yang konsisten dan menghindari kondisi stop and go dapat mengurangi pemborosan energi. Rifat juga menyarankan disiplin dalam melakukan road ramp inspection dan journey plan sebelum berkendara, serta penggunaan pelumas yang sesuai manual kendaraan untuk efisiensi optimal.
Acara yang dihadiri oleh mahasiswa dari berbagai universitas terkemuka di Jakarta dan perwira Pertamina ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman publik, khususnya generasi muda, tentang pentingnya ketahanan energi dan penggunaan energi yang bijak di tengah tantangan global. Pertamina mengajak generasi muda untuk berkontribusi pada keberlanjutan energi melalui tindakan sederhana dalam kehidupan sehari-hari.











