
PT Pertamina (Persero) bersama ASRI Energi Edukasi secara aktif mendorong generasi muda untuk memahami krusialnya energi berkelanjutan melalui program Sekolah Energi Berdikari (SEB). Kegiatan ini dilaksanakan di SMAN 40 Jakarta pada tanggal 11 Mei lalu, dengan tujuan utama meningkatkan kesadaran akan energi ramah lingkungan sekaligus memperkuat pemahaman generasi muda terhadap sains dan teknologi.
Rudi Ariffianto, VP CSR & SMEPP Management PT Pertamina (Persero), menekankan bahwa melalui SEB, Pertamina berupaya agar para pelajar sedari dini dapat memahami pentingnya transisi energi dan penguasaan bidang STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics). Upaya ini sangat relevan mengingat fakta bahwa minat siswa di Indonesia terhadap STEM masih tergolong rendah, yaitu hanya 18 persen. Rudi menjelaskan, "Transisi energi dan penguatan STEM harus diperkenalkan sejak awal agar generasi muda memiliki kesiapan dan kemampuan beradaptasi terhadap perubahan energi masa depan." Kesiapan ini krusial mengingat potensi besar energi nonfosil yang dimiliki Indonesia, yang membutuhkan calon pemimpin, regulator, dan pelaku industri energi masa depan yang kompeten.
Program SEB ini sejalan dengan strategi pertumbuhan ganda (dual growth strategy) Pertamina. Strategi ini tidak hanya berfokus pada menjaga ketahanan energi nasional melalui bisnis inti migas, tetapi juga secara bersamaan mempercepat pengembangan energi rendah karbon dan energi baru terbarukan (EBT). Kolaborasi lintas sektor, seperti yang diungkapkan oleh Ketua Yayasan Berkat Budaya Sejahtera, Glory Oyong, menjadi kunci dalam memperkuat edukasi keberlanjutan bagi generasi muda. Inisiatif ini juga selaras dengan upaya pemerintah dalam mengakselerasi transisi energi nasional.
Adriansyah, Kepala Sekolah SMAN 40 Jakarta, menyambut baik kerja sama ini. Ia menilai program SEB sangat relevan dengan komitmen sekolah dalam meraih predikat Adiwiyata Mandiri, menjadikan momen ini sebagai paduan yang baik antara isu lingkungan dengan energi dan STEM. VP Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron, menambahkan bahwa kolaborasi dengan sektor pendidikan merupakan bukti komitmen Pertamina dalam membentuk generasi masa depan yang mampu beradaptasi dengan dinamika energi global. Melalui sinergi antara sektor pendidikan, komunitas, dan para pemangku kepentingan, Pertamina terus berkomitmen untuk membangun ekosistem pembelajaran yang mampu memperkuat kapasitas generasi muda sebagai fondasi utama bagi ketahanan energi nasional dan keberlanjutan energi di masa depan. Program ini diharapkan dapat mencetak generasi yang tidak hanya sadar lingkungan tetapi juga memiliki bekal ilmu pengetahuan dan teknologi yang memadai untuk menjawab tantangan energi global.











