Pembangunan Sekolah Rakyat Wonosobo Capai 40%, Tenaga Kerja Dikerahkan Penuh

Budi Santoso

Pembangunan Sekolah Rakyat Wonosobo Capai 40%, Tenaga Kerja Dikerahkan Penuh

Progres pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di Desa Candiyasan, Kecamatan Kertek, Kabupaten Wonosobo, telah mencapai angka signifikan sebesar 40,57 persen. Untuk mempercepat penyelesaian, jumlah tenaga kerja di lokasi proyek telah ditingkatkan drastis dari 400 menjadi 1.167 orang. Site Operation Manager (SOM) SR Wonosobo, Fedik Y Hutahaean, menjelaskan bahwa kondisi geografis Wonosobo yang dingin, berkabut, dan sering hujan menjadi tantangan tersendiri. Oleh karena itu, strategi percepatan dilakukan dengan menyesuaikan jam kerja. Pekerjaan dimulai lebih pagi, yaitu pukul 06.30 pagi, dan shift malam dimulai lebih awal pula pada pukul 18.30 hingga 22.00 malam. Untuk pekerjaan krusial seperti pengecoran dan fabrikasi, tim bekerja hingga pukul 04.00 pagi.

Proses pembangunan ini mencakup seluruh tahapan, mulai dari struktur dasar hingga pemasangan hidran. Pengerjaan dikebut dengan penggunaan alat berat. Fedik merinci langkah-langkah percepatan yang diambil, termasuk mendatangkan tambahan tenaga kerja dan alat berat. Saat ini, terdapat 12 unit ekskavator, empat unit concrete pump, dan tiga unit hiab crane yang beroperasi di lokasi. Selain itu, tim pelaksana dan survei independen juga dikerahkan, serta penambahan personel khusus untuk shift malam demi kelancaran pekerjaan pengecoran.

Inovasi teknis juga diterapkan untuk mempercepat proses. Penggunaan plat bondek menjadi salah satu solusi efisien, yang memungkinkan pemasangan dan pembongkaran plat menjadi jauh lebih cepat dibandingkan metode konvensional. Sekolah Rakyat ini nantinya akan terdiri dari 28 bangunan, yang menunjukkan skala proyek yang cukup besar.

Baca Juga :  Indonesia Impor 2,5 Ton Emas April 2026 Senilai Rp 6,7 T

Keseriusan dalam penyelesaian proyek ini juga dibuktikan dengan kunjungan Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo. Beliau secara langsung meninjau progres pembangunan SR Wonosobo untuk memastikan semua tahapan berjalan lancar dan permasalahan yang mungkin timbul dapat segera diatasi. "Makanya itu saya rajin keliling di mana-mana untuk memastikan semua tempat-tempat itu kalau ada permasalahan kita selesaikan sama-sama," ujar Dody saat meninjau pembangunan SR Wonosobo. Upaya komprehensif ini menunjukkan komitmen kuat dari berbagai pihak untuk mewujudkan pembangunan Sekolah Rakyat yang berkualitas dan tepat waktu di Wonosobo.

Also Read

Tinggalkan komentar