
PT Nindya Karya mengintensifkan pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di berbagai daerah sebagai program prioritas Presiden Prabowo Subianto. Komisaris Utama PT Nindya Karya, Michael Umbas, meninjau langsung proyek SR di Kabupaten Takalar dan Kota Makassar untuk memastikan progres sesuai target, kualitas konstruksi, tata kelola yang baik, serta aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Proyek ini merupakan bagian dari Asta Cita Presiden Prabowo yang berfokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia dan perluasan akses pendidikan gratis.
Lingkup pekerjaan pembangunan SR meliputi Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi, Pekerjaan Persiapan Lahan, Struktur, Arsitektur, Mekanikal Elektrikal dan Plumbing, serta Furniture. Di Kabupaten Takalar, proyek seluas ±58.910 m² telah mencapai progres 57%. Sementara di Kota Makassar, pembangunan di lahan ±71.239 m² sudah mencapai 60%. Michael Umbas menekankan pentingnya pengerjaan yang serius dan optimal karena dampaknya langsung dirasakan masyarakat.
Untuk mengejar target di Takalar, tim proyek telah menambah tenaga kerja hingga sekitar 700 orang dan menerapkan sistem kerja double shift. Umbas menegaskan bahwa setiap kendala di lapangan harus ditangani secara cepat, terkoordinasi dengan seluruh stakeholder, dan diselesaikan dengan solusi yang tepat, tanpa pengajuan perpanjangan waktu dan tetap menjaga kualitas serta keselamatan kerja.
Di Kota Makassar, progres pembangunan SR tercatat lebih tinggi, sehingga lebih optimis untuk diselesaikan tepat waktu. Namun, Umbas tetap mendorong percepatan melalui penambahan tenaga kerja, optimalisasi distribusi material, dan penyelesaian isu teknis di lapangan. Komitmen tim di lapangan dinilai baik dan perlu terus dijaga serta diperkuat untuk mencapai target sesuai rencana.
PT Nindya Karya berkomitmen menghadirkan fasilitas pendidikan yang layak, aman, dan berkelanjutan, sebagai investasi jangka panjang bagi masa depan bangsa. Kunjungan kerja ini dihadiri pula oleh berbagai pejabat pemerintah daerah, kejaksaan, dan para pemangku kepentingan terkait lainnya di kedua wilayah tersebut, menunjukkan sinergi lintas sektor dalam mensukseskan program prioritas nasional ini.











