MODENA Perkuat Keberlanjutan: Elektrifikasi Armada & Akses Air Bersih

Budi Santoso

MODENA Perkuat Keberlanjutan: Elektrifikasi Armada & Akses Air Bersih

Sejumlah perusahaan kini gencar mengintegrasikan keberlanjutan dalam operasional mereka, melalui transformasi bisnis dan program sosial yang fokus pada isu lingkungan serta pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat. Salah satu perusahaan yang menunjukkan komitmen kuat adalah MODENA Group. Melalui anak usahanya yang bergerak di bidang logistik, MODENA Group mulai melakukan peralihan signifikan dari kendaraan operasional berbasis diesel menuju kendaraan listrik. Langkah strategis ini diambil sebagai respons terhadap desakan global yang semakin meningkat terhadap sektor industri untuk mengurangi emisi karbon, di mana aktivitas transportasi dan distribusi diketahui menjadi salah satu kontributor utama emisi gas rumah kaca.

Transformasi elektrifikasi armada logistik MODENA Group telah dimulai secara bertahap. Sejak akhir tahun 2025, lebih dari 20 persen dari total armada perusahaan telah berhasil dialihkan ke penggunaan kendaraan listrik. Inisiatif ini diklaim memberikan dampak positif yang signifikan, mampu menekan emisi operasional hingga 50 persen. Secara kuantitatif, pengurangan emisi ini setara dengan sekitar 2,3 ton CO2e sejak implementasi awal program. Perubahan di sektor logistik ini dinilai sangat krusial, mengingat peran vital distribusi barang dalam industri elektronik terhadap efisiensi keseluruhan rantai pasok.

Selain fokus pada transformasi operasional, MODENA Group juga menunjukkan kepeduliannya terhadap isu sosial dan lingkungan melalui perluasan akses air bersih bagi masyarakat. Perusahaan ini aktif menyediakan titik-titik air minum gratis di ruang publik. Hingga tahun 2026, tercatat telah tersedia sekitar 15 titik layanan air minum yang tersebar di berbagai lokasi strategis di Jakarta dan area sekitarnya. Program ini terus dikembangkan dengan rencana penambahan titik baru di area yang memiliki mobilitas tinggi seperti transportasi publik dan fasilitas umum lainnya. Dampak positif dari program ini tidak hanya dirasakan oleh masyarakat, tetapi juga oleh lingkungan. Sepanjang implementasinya, lebih dari satu juta liter air minum telah tersalurkan, sekaligus berkontribusi signifikan dalam mengurangi ketergantungan pada penggunaan plastik sekali pakai.

Baca Juga :  IHSG Merosot 19,55% di Awal 2026, Pasar Obligasi Menguat

Upaya keberlanjutan MODENA Group tidak berhenti di situ. Perusahaan ini juga aktif mendorong praktik pengelolaan limbah yang lebih baik. Melalui kolaborasi dengan platform pengelolaan sampah yang terpercaya, MODENA Group berupaya memaksimalkan daur ulang dan pengelolaan limbah yang dihasilkan. Sejak awal tahun 2026, tercatat lebih dari satu ton limbah berhasil dikumpulkan dan dikelola dengan baik. Limbah yang paling banyak dikelola meliputi kardus, plastik, kaca, hingga minyak jelantah. Keberhasilan program ini mengindikasikan adanya peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pola konsumsi yang lebih bertanggung jawab, seiring dengan dorongan berkelanjutan dari perusahaan dalam membangun ekosistem yang lebih ramah lingkungan.

Seluruh transformasi dan inisiatif yang dilakukan oleh MODENA Group mencerminkan tren yang lebih luas di kalangan pelaku industri. Perusahaan-perusahaan mulai beradaptasi dan menyesuaikan diri dengan tuntutan global akan praktik keberlanjutan, sebagai respons terhadap isu perubahan iklim dan regulasi lingkungan yang semakin ketat. Pendekatan ini tidak hanya didorong oleh aspek lingkungan semata, tetapi juga merupakan bagian integral dari strategi jangka panjang perusahaan. Tujuannya adalah untuk menjaga efisiensi operasional, meningkatkan daya saing, serta memastikan kelangsungan bisnis di tengah lanskap industri yang terus berubah dan semakin sadar lingkungan. Komitmen MODENA Group menjadi contoh nyata bagaimana bisnis dapat berkembang selaras dengan tanggung jawab sosial dan lingkungan.

Also Read

Tinggalkan komentar