Menteri PU Tinjau Progres Sekolah Rakyat Wonosobo 40%

Budi Santoso

Menteri PU Tinjau Progres Sekolah Rakyat Wonosobo 40%

Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo, melakukan kunjungan kerja ke Desa Candiyasan, Kecamatan Kertek, Kabupaten Wonosobo, pada Jumat (15/5/2026) pukul 12.30 WIB, untuk memantau langsung progres pembangunan Sekolah Rakyat (SR). Setibanya di lokasi, Menteri Dody yang masih mengenakan sarung usai menunaikan salat Jumat, langsung disambut dan melakukan peninjauan menyeluruh terhadap tahapan pembangunan. Tampak Menteri Dody berbincang akrab dengan sejumlah pihak terkait sembari mengamati aktivitas para pekerja dan alat berat yang beroperasi di area proyek.

Menurut Menteri Dody, progres pembangunan SR Wonosobo saat ini telah mencapai sekitar 40 persen. Ia mengakui sempat terjadi kendala kecil terkait urusan beton, namun masalah tersebut telah berhasil diatasi berkat dukungan dari berbagai pihak. "Progres sampai sekarang sudah sekitar 40 persen. Kemarin sedikit masalah di urusan beton tapi sudah disupport dari mana-mana," ungkap Menteri Dody. Meskipun demikian, ia menilai proyek ini berjalan lancar secara keseluruhan, bahkan mengatasi sedikit hambatan di awal terkait masalah lahan. "Kalau SR Wonosobo sih bagus progresnya. Memang di awal-awal tadi kan saya sampaikan ada sedikit ketinggalan karena masalah lahan," jelasnya.

Menteri Dody menekankan bahwa pembangunan Sekolah Rakyat merupakan program prioritas pemerintah yang ditargetkan selesai pada Juni 2026. Oleh karena itu, pengerjaannya dilakukan secara kolaboratif dan gotong royong melibatkan semua pihak. "Jadi sekolah rakyat sekarang karena program pemerintah dan sudah masuk masa kritis, kita menjadikan ini kerja gotong-royong semua pihak," ujar Menteri Dody.

Baca Juga :  Rupiah Anjlok, Puan Minta Pemerintah & BI Antisipasi Dampak

Sementara itu, Site Operation Manager (SOM) SR Wonosobo, Fedik Y Hutahaean, menjelaskan bahwa proyek pembangunan sekolah ini dilaksanakan di atas lahan seluas 5 hektare. Ia menegaskan kembali target penyelesaian pembangunan yang sama dengan yang disebutkan Menteri Dody, yaitu pada bulan Juni 2026. "Total luas di sini 5 hektare. Juni kami targetkan rampung," pungkas Fedik Y Hutahaean. Progres yang positif ini menunjukkan komitmen kuat pemerintah dan seluruh pihak yang terlibat dalam percepatan pembangunan infrastruktur pendidikan guna memenuhi kebutuhan masyarakat.

Also Read

Tinggalkan komentar