
Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, dijadwalkan melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Bengkulu pada Jumat, 1 Mei. Kunjungan ini memiliki agenda ganda, yakni meninjau langsung pelaksanaan program ketahanan pangan yang sedang berjalan di wilayah tersebut, serta menyerap aspirasi para petani secara langsung. Kehadiran Menko Pangan diharapkan dapat memberikan dampak signifikan dalam upaya penguatan sektor pangan nasional, sekaligus mempercepat implementasi program-program strategis yang telah dicanangkan pemerintah pusat.
Pemerintah Provinsi Bengkulu, melalui Sekretaris Daerah Herwan Antoni, menyambut baik rencana kunjungan kerja Menko Pangan. Herwan menyatakan bahwa Pemprov Bengkulu memiliki harapan besar agar kunjungan ini tidak hanya bersifat seremonial, melainkan menjadi momentum krusial untuk mempererat tali komunikasi antara pemerintah pusat dan para petani yang merupakan tulang punggung ketahanan pangan. "Kami berharap kunjungan ini dapat memberikan dampak nyata dalam memperkuat sektor pangan serta mendorong percepatan implementasi program strategis nasional di daerah," ujar Herwan di Bengkulu, Kamis.
Untuk memastikan kelancaran dan efektivitas kunjungan, Pemprov Bengkulu telah menggelar rapat koordinasi intensif pada Rabu, 29 April. Rapat tersebut bertujuan untuk mematangkan seluruh persiapan, mulai dari pengaturan jadwal, penentuan lokasi kunjungan, hingga detail agenda yang akan dilaksanakan selama Menko Pangan berada di Bengkulu. Pembahasan rinci ini menunjukkan keseriusan Pemprov dalam menyambut dan memanfaatkan kesempatan berharga ini.
Herwan Antoni lebih lanjut menekankan bahwa kunjungan Menko Pangan ini merupakan kesempatan emas bagi para petani dan pemangku kepentingan di sektor pangan untuk menyampaikan berbagai persoalan riil yang dihadapi di lapangan. "Forum ini diharapkan menjadi ruang dialog terbuka sehingga persoalan riil di lapangan, mulai dari produksi hingga distribusi dapat disampaikan secara langsung," tegasnya. Dengan adanya dialog langsung, diharapkan berbagai kendala yang mungkin dihadapi petani, seperti ketersediaan sarana produksi, akses terhadap teknologi, masalah irigasi, hingga tantangan dalam rantai pasok dan distribusi, dapat diidentifikasi dan segera dicari solusinya.
Salah satu agenda penting yang diagendakan dalam kunjungan kerja Menko Pangan adalah peresmian Pasar Purwodadi yang berlokasi di Kabupaten Bengkulu Utara. Peresmian ini akan dilakukan secara simbolis melalui penandatanganan prasasti di Kantor Gubernur Bengkulu. Pembangunan dan peresmian pasar ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi distribusi hasil pertanian, memperpendek rantai pasok, serta memberikan nilai tambah bagi para petani dan pedagang di wilayah tersebut. Keberadaan pasar yang representatif diharapkan dapat mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat petani.
Secara keseluruhan, kunjungan Menko Pangan Zulkifli Hasan ke Bengkulu ini merupakan langkah strategis yang sangat dinantikan. Agenda peninjauan ketahanan pangan dan penyarapan aspirasi petani, ditambah dengan peresmian Pasar Purwodadi, menunjukkan komitmen pemerintah pusat dalam membangun sektor pangan yang kuat dan berdaya saing, serta memastikan kesejahteraan para petani sebagai elemen kunci dalam pencapaian ketahanan pangan nasional.











