Menkeu Purbaya Intervensi Pasar Obligasi, Rupiah Menguat

Budi Santoso

Menkeu Purbaya Intervensi Pasar Obligasi, Rupiah Menguat

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengambil langkah strategis dengan melakukan intervensi di pasar obligasi sejak pekan lalu guna menstabilkan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat dan memulihkan kepercayaan pasar. Inisiatif ini dilakukan sebagai respons terhadap gejolak nilai tukar rupiah yang sempat mengkhawatirkan. Purbaya mengungkapkan bahwa pemerintah telah aktif melakukan intervensi pada hari Rabu, Senin, dan Selasa pekan lalu, serta terus berlanjut hingga hari ini. Ia merinci bahwa pada hari Selasa saja, pemerintah telah menginvestasikan dana sebesar Rp 1,3 triliun di pasar obligasi.

Langkah intervensi ini terbukti efektif dalam menekan tingkat imbal hasil (yield) obligasi di pasar sekunder. Lebih lanjut, Purbaya mengklaim bahwa tindakan pemerintah ini berhasil menarik kembali minat investor asing untuk berinvestasi di pasar obligasi Indonesia. Data yang disampaikan menunjukkan bahwa pada hari Selasa, investor asing telah masuk ke pasar sekunder sebesar Rp 500 miliar, dan ke pasar primer sebesar Rp 1,68 triliun. Fenomena masuknya kembali investor asing ini diyakini akan berdampak positif pada penguatan nilai tukar rupiah, karena secara otomatis akan meningkatkan permintaan terhadap mata uang domestik.

Purbaya menekankan pentingnya aksi nyata dalam menghadapi ketidakpastian ekonomi global saat ini. Pemerintah tidak hanya berdiam diri melihat kondisi yang ada, melainkan mengambil tindakan konkrit untuk memulihkan kepercayaan pelaku pasar finansial. Ia berkomitmen untuk terus memantau perkembangan pasar secara berkala dan memastikan bahwa stabilitas ekonomi nasional tetap terjaga dengan baik. Dengan adanya intervensi yang terarah dan transparan, pemerintah berupaya menciptakan iklim investasi yang kondusif, bahkan di tengah tantangan global. Kepercayaan pasar yang kembali pulih akan menjadi fondasi kuat bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia yang berkelanjutan. Purbaya menegaskan bahwa pemerintah akan terus bersikap proaktif dalam setiap situasi demi menjaga fundamental ekonomi negara.

Baca Juga :  Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Merah Putih, Dorong Ekonomi Desa

Also Read

Tinggalkan komentar