Malaka Jaya: Sampah Jadi Rupiah Lewat Kerajinan Kreatif

Budi Santoso

Malaka Jaya: Sampah Jadi Rupiah Lewat Kerajinan Kreatif

Warga di Saung RW 12, Kelurahan Malaka Jaya, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur, menunjukkan kreativitas luar biasa dalam mengolah sampah rumah tangga menjadi produk bernilai ekonomi. Kegiatan yang berlangsung pada Kamis (21/5/2026) ini berfokus pada penganyaman bungkus kopi dan kemasan sabun bekas menjadi beragam kerajinan seperti tikar dan tas. Inisiatif ini merupakan upaya nyata warga untuk mengurangi volume sampah sekaligus menciptakan peluang usaha rumahan.

Warga Malaka Jaya Ubah Sampah Jadi Kerajinan Kreatif

Proses kreatif ini dimulai dengan pembersihan dan pemotongan bungkus kopi serta kemasan sabun bekas. Dengan ketelatenan, para ibu rumah tangga di lingkungan RW 12 menyusun potongan-potongan tersebut menjadi lembaran anyaman. Dari lembaran inilah, berbagai produk kerajinan mulai terbentuk, mulai dari tas, dompet, tempat tisu, hingga tikar. Tak hanya produk daur ulang, warga juga mengembangkan busana ecoprint dengan motif dedaunan yang dibuat menggunakan teknik kukus alami, menambah variasi produk yang ditawarkan.

Warga Malaka Jaya Ubah Sampah Jadi Kerajinan Kreatif

Kegiatan ini dipusatkan di dua rumah warga yang difungsikan sebagai lokasi Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) dan sanggar belajar Rumah Terampil Hasanah Center. Dipimpin oleh Ketua UP2K RW 12, Siti Munawaroh, kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk mengembangkan keterampilan warga, tetapi juga membuka peluang usaha yang dapat meningkatkan taraf ekonomi keluarga.

Warga Malaka Jaya Ubah Sampah Jadi Kerajinan Kreatif

Menurut Siti Munawaroh, gerakan pengolahan sampah ini lahir dari kepedulian mendalam warga terhadap isu lingkungan, khususnya mengenai tingginya volume sampah yang berakhir di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bantar Gebang, Bekasi. Melalui program ini, warga diajak untuk lebih bijak dalam memilah dan memanfaatkan kembali sampah rumah tangga, mengubahnya menjadi barang yang memiliki nilai jual tinggi.

Baca Juga :  Transmart Full Day Sale: Diskon Peralatan Makan & Minum Mulai Rp12 Ribu
Warga Malaka Jaya Ubah Sampah Jadi Kerajinan Kreatif

Untuk memasarkan produk-produk unik ini, warga secara aktif berpartisipasi dalam berbagai bazar, mulai dari tingkat kelurahan, kecamatan, hingga provinsi. Dukungan dari program Corporate Social Responsibility (CSR) juga turut membantu dalam pemasaran. Selain penjualan langsung, produk kerajinan daur ulang ini juga dapat dipesan melalui layanan WhatsApp, memperluas jangkauan pasar. Ke depan, warga berharap inovasi desain terus dilakukan agar produk mereka semakin modern dan menarik minat generasi muda, sejalan dengan semangat keberlanjutan dan ekonomi sirkular.

Also Read

Tinggalkan komentar