
PT Mahaka Media Tbk (Mahaka X) merespons pesatnya perubahan industri media yang bergeser ke ranah digital dengan memperkenalkan jajaran direksi baru. Dalam agenda Public Expose 2026 yang diselenggarakan secara daring pada Senin (25/5/2026), Adrian Syarkawi resmi mengemban amanah sebagai direktur utama, didampingi Aditama Wahyudi Mirza yang menjabat sebagai direktur. Sementara itu, struktur dewan komisaris tetap stabil, dengan Aldo Rambie melanjutkan perannya sebagai komisaris utama independen dan Martin Suharlie sebagai komisaris.
Adrian Syarkawi, yang dikenal sebagai profesional dengan rekam jejak panjang di industri media dan komunikasi, menegaskan bahwa lanskap media saat ini telah mengalami transformasi signifikan. Perubahan perilaku audiens dan percepatan perkembangan teknologi digital menjadi pendorong utama dinamika industri ini. "Kondisi industri sudah berubah sangat signifikan dan semakin dinamis," ungkap Adrian. Menanggapi tantangan ini, Mahaka X menargetkan penguatan bisnis inti sekaligus ekspansi ekosistem media digital perusahaan. Langkah strategis ini juga bertujuan untuk menghadirkan layanan komunikasi yang lebih terintegrasi bagi klien dan mitra usaha.
Fokus utama Mahaka X tetap pada ranah digital, seiring dengan pesatnya kebutuhan masyarakat dan pola konsumsi media yang terus berevolusi. "Digital tidak akan kita tinggalkan karena kebutuhan digital begitu pesat saat ini," tegas Adrian. Lebih lanjut, Mahaka X berupaya memperkuat sinergi antarunit usaha guna menciptakan ekosistem bisnis yang lebih terhubung. Adrian memandang langkah ini krusial tidak hanya untuk mengikuti tren digital, tetapi juga untuk membuka berbagai peluang bisnis baru. "Mahaka X masuk ke digital bukan sekadar karena harus masuk, tetapi bagaimana memahami bisnis digital itu seperti apa dan bagaimana bisa dimonetisasi secara maksimal," jelasnya.
Adrian juga menyoroti peran krusial komunitas dalam bisnis media digital. Komunitas yang telah dimiliki oleh unit usaha Mahaka X, termasuk Republika, akan diperkuat dan diintegrasikan dengan lini bisnis lainnya. "Digital itu kalau tidak terbentuk sebuah komunitas, tidak akan menjadi kekuatan yang luar biasa," ujarnya.
Dalam laporan tahunan 2025, Mahaka X telah menggarisbawahi komitmennya pada penguatan ekosistem media digital yang kreatif. Perusahaan telah mulai mengembangkan berbagai layanan inovatif, mulai dari solusi berbasis kecerdasan buatan (AI), platform komunikasi digital, hingga teknologi drone show yang dirancang untuk mendukung bisnis komunikasi dan pemasaran. Pengalaman Adrian Syarkawi yang mendalam di bidang pengembangan bisnis dan transformasi digital menjadi modal penting bagi Mahaka X. Di bawah kepemimpinannya, perusahaan diarahkan untuk memperkuat integrasi layanan komunikasi digital dan mengembangkan model bisnis yang berakar pada teknologi dan kreativitas, serta memanfaatkan kekuatan komunitas sebagai fondasi pertumbuhan bisnis media modern.











