
Penumpang kereta rel listrik (KRL) terlihat meletakkan karangan bunga dukacita di area Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jawa Barat, pada Kamis (30/4/2026). Aksi ini dilakukan sebagai ungkapan belasungkawa atas korban jiwa dalam insiden tabrakan antara KRL Commuterline dan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek. Peristiwa tragis tersebut telah mengguncang publik dan menimbulkan berbagai pertanyaan serta perhatian luas dari masyarakat.
Menanggapi situasi ini, Vice President Corporate Communication PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI, Anne Purba, menyatakan bahwa pihaknya berkomitmen penuh untuk bersikap kooperatif dan mendukung seluruh proses investigasi serta penanganan yang tengah berlangsung terkait kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur. KAI secara aktif memantau perkembangan investigasi yang dilakukan oleh Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) dan pihak Kepolisian. Posko Informasi yang dibuka hingga 11 Mei 2026 menjadi ajang KAI untuk menerima berbagai dinamika informasi yang berkembang di ruang publik pascakejadian.
"KAI memahami besarnya perhatian dan berbagai pertanyaan publik terhadap peristiwa ini," ujar Anne dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat (8/5/2026). Ia menekankan pentingnya memberikan ruang yang memadai bagi proses investigasi resmi agar dapat berjalan secara objektif, menyeluruh, dan berdasarkan data yang dapat dipertanggungjawabkan. Hal ini penting untuk memastikan bahwa setiap informasi yang beredar didasarkan pada fakta yang akurat dan hasil investigasi yang kredibel.
Anne mengajak seluruh pihak untuk bersabar dan menunggu hasil investigasi resmi yang akan disampaikan oleh KNKT dan aparat berwenang. "Kami mengajak seluruh pihak untuk menunggu hasil investigasi resmi dari KNKT dan aparat berwenang, agar setiap informasi yang berkembang tetap berdasarkan fakta dan hasil investigasi yang objektif," tegasnya. Sikap menunggu dan menghormati proses investigasi ini diharapkan dapat mencegah penyebaran informasi yang belum terverifikasi dan dapat menimbulkan kesalahpahaman.
Lebih lanjut, Anne menambahkan bahwa KAI tidak hanya berfokus pada proses investigasi, tetapi juga terus menjalankan langkah-langkah strategis untuk meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api. Hal ini mencakup penegakan aturan di perlintasan sebidang sesuai dengan regulasi yang berlaku. KAI berkomitmen untuk terus berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait demi memastikan keselamatan dan keamanan seluruh pengguna transportasi kereta api. Komitmen ini akan terus dipegang teguh hingga hasil resmi investigasi disampaikan oleh pihak yang berwenang, sehingga dapat memberikan kejelasan dan pelajaran berharga untuk mencegah terulangnya insiden serupa di masa mendatang. KAI berharap masyarakat dapat memberikan dukungan dan pengertian selama proses investigasi berlangsung.











