Kontes Sapi APPSI Wonosobo 2026: Wamentan Larang Potong Betina Produktif

Budi Santoso

Kontes Sapi APPSI Wonosobo 2026: Wamentan Larang Potong Betina Produktif

Menjelang perayaan Hari Raya Idul Adha yang sering dijuluki sebagai "lebarannya peternak sapi", ajang Kontes Sapi APPSI Wonosobo Piala Ketua MPR Tahun 2026 resmi digelar di Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, pada Sabtu (25/4/2026). Perhelatan besar ini menjadi momentum strategis nasional untuk membangkitkan kembali semangat para peternak lokal sekaligus memacu peningkatan kualitas serta daya saing ternak di pasar global. Kontes ini bukan sekadar ajang pamer keunggulan fisik ternak, melainkan ruang kolaborasi bagi para peternak untuk saling bertukar pengalaman, memperbarui teknik budidaya, serta memperluas akses jaringan pasar yang lebih luas.

Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono, yang akrab disapa Mas Dar, menegaskan bahwa kontes sapi ini berfungsi sebagai pemicu atau trigger penting untuk menjaga gengsi positif antarpeternak. Menurutnya, semangat kompetisi yang sehat akan mendorong para peternak untuk terus berkembang dan tidak cepat puas dengan hasil yang ada. Dalam kesempatan tersebut, Sudaryono yang juga menjabat sebagai Ketua Umum DPN Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI), menyampaikan pesan krusial mengenai keberlanjutan populasi ternak. Ia mengimbau dengan tegas agar peternak tidak memotong sapi betina produktif saat Idul Adha demi menjaga ketersediaan populasi sapi nasional di masa depan. Fokus penyembelihan harus diarahkan pada sapi jantan agar proses regenerasi ternak di dalam negeri tetap terjaga dengan baik.

Ketua MPR RI, Ahmad Muzani, menambahkan bahwa kontes sapi ini merupakan arena strategis yang mempertemukan peternak, pedagang, hingga pelaku usaha untuk berbagi informasi teknis. Informasi tersebut mencakup metode peningkatan bobot ternak secara efektif, strategi pencegahan penyakit menular seperti Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) serta Lumpy Skin Disease (LSD), hingga kiat meningkatkan pendapatan. Muzani menekankan bahwa ketika pendapatan peternak meningkat, ekonomi daerah akan bergerak lebih dinamis. Sebagai bentuk dukungan nyata, Kementerian Pertanian menghadirkan hadiah berupa lima ekor sapi dengan bobot fantastis, yakni di atas satu ton, bagi para pemenang kontes.

Baca Juga :  Promo Transmart Full Day Sale: Diskon Sepeda Besar-besaran Hari Ini

Ketua Panitia, Feri Atanta, menjelaskan bahwa kegiatan ini juga bertujuan untuk menjaga keunggulan genetik ternak lokal dan memperkuat posisi Wonosobo sebagai salah satu sentra peternakan sapi unggulan di Indonesia. Dengan adanya dukungan penuh dari pemerintah melalui penyediaan hadiah sapi berbobot besar, diharapkan para peternak semakin termotivasi untuk menerapkan teknologi peternakan modern. Langkah kolektif ini diharapkan mampu memperkokoh ketahanan pangan nasional, khususnya dalam memenuhi kebutuhan protein hewani masyarakat secara mandiri dan berkelanjutan.

Also Read

Tinggalkan komentar