KKP: Rekrutmen Awak Kapal Perikanan Bebas Calo Lewat Aplikasi

Budi Santoso

KKP: Rekrutmen Awak Kapal Perikanan Bebas Calo Lewat Aplikasi

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) berkomitmen penuh untuk memberantas praktik calo dalam rekrutmen awak kapal perikanan (AKP) yang akan mendukung program modernisasi 1.582 unit kapal perikanan. Proses rekrutmen yang sepenuhnya transparan dan akuntabel ini akan dilakukan melalui sebuah aplikasi digital yang telah dikembangkan. Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BPPSDMKP), melalui juru bicaranya Nyoman Radiarta, menegaskan bahwa seluruh proses pendaftaran dilakukan secara daring. "Hari ini kita launching aplikasi. Artinya, pendaftar harus langsung masuk dalam aplikasi. Jadi, tidak ada agen-agen, tidak ada tangan kedua, tangan ketiga. Langsung menuju, daftar melalui aplikasi," ujar Nyoman dalam konferensi pers di kantornya, Jakarta Pusat, Kamis (30/4/2026).

Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa kesempatan yang sama terbuka bagi semua calon pelamar tanpa terkendala oleh praktik-praktik yang merugikan. Nyoman juga mengimbau masyarakat untuk tidak ragu memanfaatkan sistem yang telah disediakan dan menghindari perantara yang berpotensi melakukan pungutan liar atau penipuan.

Direktur Jenderal Perikanan Tangkap, Lotharia Latif, turut memberikan penegasan terkait pentingnya kewaspadaan calon pelamar. Ia menyatakan bahwa sebelum proses pendaftaran dibuka, KKP telah gencar melakukan sosialisasi agar seluruh tahapan rekrutmen berjalan lancar dan sesuai prosedur. Latif secara tegas mewanti-wanti masyarakat agar tidak tergiur oleh iming-iming oknum yang mengaku dapat menjamin kelulusan. "Saya hanya mengingatkan untuk siapapun, jangan percaya ada yang kemudian bisa membantu kemudian dengan kepentingan-kepentingan tertentu. Karena biasanya momen-momen seperti ini muncul penipuan-penipuan yang kemudian dimanfaatkan oleh kelompok orang tertentu bisa menjamin bahwa bakal masuk," tuturnya.

Baca Juga :  23.470 Pekerja Kena PHK Januari-Mei 2026, Angka Turun Signifikan

Latif juga menekankan agar para pelamar berhati-hati terhadap modus penipuan yang seringkali mencatut nama pejabat di lingkungan KKP. Ia menegaskan bahwa seluruh proses pendaftaran harus dilakukan secara mandiri melalui aplikasi resmi atau website yang telah disediakan, yaitu https://elaut-bppsdm.kkp.go.id/akp/. "Semuanya langsung saja daftar lewat aplikasi. Kemudian nanti akan diseleksi. Dan jangan pernah percaya pada siapapun. Nanti ada yang mengaku-ngaku sebagai Pak Kepala Badan lah, mengaku-ngaku sebagai Sesdit lah, Kapustik lah. Jadi tidak ada itu. Tidak ada melalui pihak manapun, tetapi langsung melalui aplikasi tersebut," jelasnya lebih lanjut.

KKP sendiri akan membuka rekrutmen sebanyak 20.094 awak kapal ikan mulai Mei mendatang. Posisi yang dibutuhkan meliputi nahkoda, kepala kamar mesin, mualim, masinis, fishing master, hingga anak buah kapal. Kebutuhan yang besar ini sejalan dengan rencana modernisasi sebanyak 1.582 unit kapal perikanan. Dari jumlah tersebut, 1.000 unit kapal berukuran 30 GT membutuhkan sekitar 10.000 AKP. Sementara itu, 557 unit kapal berukuran 200 GT membutuhkan 9.649 AKP, dan sebanyak 625 orang dibutuhkan untuk kapal berukuran 500 GT. Dengan sistem rekrutmen berbasis aplikasi ini, KKP berharap dapat menjaring talenta-talenta terbaik secara adil dan merata, sekaligus memberikan pengalaman rekrutmen yang aman dan bebas dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme.

Also Read

Tinggalkan komentar