Harga Pangan Jelang Idul Adha Relatif Stabil, Mendag Pantau Distribusi

Budi Santoso

Harga Pangan Jelang Idul Adha Relatif Stabil, Mendag Pantau Distribusi

Menteri Perdagangan Budi Santoso mengonfirmasi bahwa harga komoditas pangan menjelang Hari Raya Idul Adha menunjukkan stabilitas yang relatif baik. Berdasarkan pantauan Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP), sejumlah bahan pangan pokok, termasuk telur ayam dan cabai, terpantau masih berada dalam rentang harga acuan yang ditetapkan pemerintah. Budi Santoso menyampaikan bahwa data yang diperoleh dari SP2KP menunjukkan harga Minyakita berada di angka Rp 15.854 per liter, sementara telur ayam stabil di kisaran Rp 27.000 per kilogram.

Lebih lanjut, Budi Santoso juga menggarisbawahi bahwa harga daging sapi per kilogramnya dibanderol sebesar Rp 137.000, yang berarti masih berada di bawah Harga Acuan Penjualan (HAP) yang ditetapkan pemerintah, yakni Rp 140.000 per kilogram. Harga cabai secara umum dinilai masih dalam batas wajar, dengan rata-rata Rp 55.000 per kilogram. Meskipun demikian, Mendag tidak menampik adanya kenaikan harga yang terjadi di beberapa wilayah, terutama di daerah Indonesia Timur. Untuk mengatasi isu ini, Kementerian Perdagangan telah menginstruksikan para pemasok untuk meningkatkan dan memperkuat jalur distribusi ke daerah-daerah yang mengalami lonjakan harga.

"Jadi, harga stabil. Memang yang mungkin di daerah-daerah seperti Papua, ada beberapa komoditas yang tinggi, karena kita minta kepada para supplier untuk memasok, terutama yang di daerah-daerah. Tapi semua terkendali," ujar Budi Santoso di Jakarta, Senin (25/5/2026). Pernyataan ini menegaskan komitmen pemerintah dalam menjaga ketersediaan dan keterjangkauan pangan bagi masyarakat, terutama dalam momen penting seperti Idul Adha.

Baca Juga :  BP Pecat Chairman Akibat Pelanggaran Tata Kelola, Saham Anjlok

Data dari SP2KP Kementerian Perdagangan per tanggal 22 Mei 2026 memberikan gambaran lebih rinci mengenai pergerakan harga beberapa komoditas. Minyakita tercatat mengalami kenaikan tipis sebesar 0,02%, dari Rp 15.851 menjadi Rp 15.854 per liter. Kenaikan juga terlihat pada minyak goreng sawit curah sebesar 0,21% menjadi Rp 19.645 per liter, dan minyak goreng sawit kemasan premium naik 0,09% menjadi Rp 22.208 per liter.

Di sektor cabai, harga cabai rawit merah mengalami kenaikan sebesar 1,28% menjadi Rp 67.518 per kilogram, cabai merah besar naik 0,92% menjadi Rp 50.465 per kilogram, dan cabai merah keriting naik 0,68% menjadi Rp 46.942 per kilogram. Bawang merah juga terpantau naik 0,89% menjadi Rp 44.624 per kilogram, sementara bawang putih honan mengalami sedikit penurunan sebesar 0,33% menjadi Rp 34.582 per kilogram.

Untuk komoditas daging, daging sapi paha belakang mengalami kenaikan sangat kecil sebesar 0,02% menjadi Rp 139.687 per kilogram. Daging ayam ras juga tercatat meningkat tipis 0,01% menjadi Rp 37.330 per kilogram. Menariknya, harga telur ayam ras justru mengalami sedikit penurunan sebesar 0,23%, dari Rp 27.957 menjadi Rp 27.893 per kilogram. Fluktuasi harga ini menunjukkan dinamika pasar yang terus bergerak, namun secara keseluruhan, stabilitas harga menjelang Idul Adha tetap menjadi fokus utama pemerintah.

Also Read

Tinggalkan komentar