Dua Paket Calon Direksi BEI Resmi Masuk OJK, Seleksi Berakhir Mei 2026

Budi Santoso

Dua Paket Calon Direksi BEI Resmi Masuk OJK, Seleksi Berakhir Mei 2026

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) secara resmi mulai memproses seleksi kepemimpinan baru untuk operator pasar modal Indonesia. Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Hasan Fawzi, mengungkapkan bahwa hingga saat ini telah terdapat dua paket calon direksi Bursa Efek Indonesia (BEI) yang mendaftarkan diri secara resmi. Proses pendaftaran ini masih akan dibuka hingga batas akhir pada 4 Mei 2026, sebelum nantinya diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang dijadwalkan berlangsung pada akhir Juni 2026. Pemilihan ini menjadi momentum krusial bagi arah kebijakan pasar modal nasional untuk periode empat tahun ke depan.

Sesuai dengan regulasi yang berlaku, pengusulan calon direksi dilakukan oleh para pemegang saham atau Anggota Bursa (AB) dengan ketentuan minimal satu paket didukung oleh sekurang-kurangnya 10 AB. OJK menekankan pentingnya aspek integritas dan kompetensi teknis bagi para calon, mengingat tantangan pasar modal ke depan yang semakin kompleks, mulai dari integrasi bursa karbon, pengembangan produk derivatif, hingga penguatan perlindungan investor ritel. Hasan Fawzi menjelaskan bahwa Panitia Seleksi (Pansel) internal OJK akan melakukan evaluasi mendalam terhadap kelengkapan administrasi serta melakukan uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) terhadap setiap individu dalam paket yang diajukan.

Sejauh ini, bursa pencalonan diramaikan oleh para profesional berpengalaman. Paket pertama dikabarkan melibatkan Iding Pardi bersama Zaki Mubarak, Yulianto Aji Sadono, Umi Kulsum, Ahmad Subagja, Yohannes Liauw, dan Andre Tjahjamuljo. Sementara itu, paket kedua diisi oleh jajaran petahana dan praktisi senior seperti Jeffrey Hendrik, Irvan Susandy, R. Haidir Musa, Irwan Abdalloh, R. M Irwan, dan Atep Salyadi Dariah Saputra. Tak ketinggalan, paket ketiga muncul dengan nama-nama kuat seperti Laksono Widodo, Fifi Virgantria, Heru Handayanto, John Tambunan, Donny Arsal, Lidia M. Panjaitan, dan Saidu Solihin. Nama tokoh besar lainnya seperti Edwin Ridwan dan Oki Ramadhana juga disebut-sebut masuk dalam bursa kompetisi ini.

Baca Juga :  Ekonom: BI Tidak Bisa Bekerja Sendiri Stabilkan Rupiah

Selain BEI, OJK juga tengah menyiapkan proses pemilihan untuk Direktur Utama PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) serta jajaran Komisaris PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI). Langkah ini merupakan bagian dari penyegaran struktur Self-Regulatory Organization (SRO) guna menjaga stabilitas dan kredibilitas ekosistem keuangan nasional. OJK berkomitmen menjalankan proses seleksi secara transparan dan akuntabel untuk memastikan pemimpin yang terpilih mampu membawa inovasi digital dan memperdalam likuiditas pasar di tengah dinamika ekonomi global. Keberhasilan seleksi ini diharapkan dapat memperkokoh posisi Indonesia sebagai destinasi investasi utama di kawasan Asia Tenggara.

Also Read

Tinggalkan komentar