DPR Sidak BEI, Rupiah Anjlok, Ini Kata Dasco

Budi Santoso

DPR Sidak BEI, Rupiah Anjlok, Ini Kata Dasco

Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, bersama rombongan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Bursa Efek Indonesia (BEI). Kunjungan ini tidak hanya dihadiri oleh Dasco, tetapi juga CEO Danantara Rosan Roeslani, Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara Dony Oskaria, serta Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Friderica Widyasari Dewi. Sidak tersebut dilakukan menyusul kekhawatiran publik terhadap anjloknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang sempat menyentuh angka 6.396,26 atau melemah 3,08%. Data RTI Business menunjukkan bahwa meskipun sempat anjlok, IHSG kemudian menguat tipis ke level 6.635,12.

Penurunan IHSG ini berbarengan dengan melemahnya nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat. Berdasarkan pantauan detikcom, Rupiah bahkan telah menembus level psikologis baru di angka Rp 17.700 per US$, yang berarti melemah sebesar 0,34%. Situasi ini tentu menimbulkan pertanyaan dan kekhawatiran di kalangan masyarakat, terutama para investor.

Dalam kunjungannya ke BEI, Dasco menyampaikan bahwa pihaknya telah menerima berbagai paparan dari Danantara. Ia menekankan pentingnya optimisme di tengah kondisi ini dan meyakinkan masyarakat bahwa pemerintah akan berupaya melindungi para investor yang telah menanamkan modalnya di IHSG. "Kita kan harus optimis, optimis terus," ujar Dasco pada Selasa (19/5/2026). Ia juga menegaskan bahwa anjloknya Rupiah dan IHSG yang terjadi sejak pekan lalu tidak serta-merta menunjukkan adanya kedaruratan ekonomi di Indonesia. DPR bahkan mengingatkan masyarakat agar tidak membandingkan situasi saat ini dengan krisis moneter yang terjadi pada tahun 1998, yang dampaknya jauh lebih parah.

Baca Juga :  Rupiah Lemah, Kemenpar Bidik Wisatawan Mancanegara

Di luar isu ekonomi, detikSore juga akan mengangkat isu lain yang tak kalah penting. Dalam segmen yang mengarah ke Kalimantan, akan dibahas mengenai kemunculan kembali kasus penyalahgunaan identitas untuk pembuatan konten deepfake vulgar. Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi (Satgas PPKPT) Universitas Tanjungpura (Untan) Pontianak sedang mendalami modus operandi dalam kasus deepfake vulgar yang sempat viral di media sosial. Kasus ini melibatkan seorang mahasiswa Program Studi Biologi FMIPA Untan berinisial RY, yang menggunakan foto sembilan temannya untuk membuat konten vulgar. Berita ini akan mengulas bagaimana kasus tersebut terbongkar.

Selanjutnya, pada penghujung sore nanti, detikSore akan kedatangan tamu istimewa, yaitu musisi muda asal Jakarta Selatan, Farrel Hilal. Ia akan menampilkan karyanya yang viral, ‘Keliling’, dan berbagi cerita mengenai album terbarunya yang akan segera dirilis. Farrel, yang lahir di era 2000-an, berharap karyanya dapat menginspirasi banyak orang, sebagaimana ia sendiri terinspirasi dari berbagai karya musik yang ia dengar dan ciptakan. Ia memiliki visi musik yang unik, menggabungkan latar belakang pertumbuhannya dengan gaya visual Gen Z yang tenang dan hangat. Obrolan ini akan menggali lebih dalam sosok Farrel Hilal dan alasan di balik pengangkatannya tema Jakarta Selatan dalam karyanya.

Acara detikSore yang tayang setiap Senin-Jumat pukul 15.30-18.00 WIB di 20.detik.com dan TikTok detikcom ini menyajikan ulasan mendalam terhadap berita-berita hangat yang terjadi sepanjang hari. Pemirsa diajak untuk berinteraksi melalui kolom live chat yang tersedia. Dengan tagline "Detik Sore, Nggak Cuma Hore-hore!", acara ini berupaya menyajikan konten yang informatif dan menghibur.

Baca Juga :  Investor Ritel Bergeser ke Keputusan Berbasis Data Real-time

Also Read

Tinggalkan komentar