Direksi Bank Jatim Borong Saham, Bukti Keyakinan Jangka Panjang

Budi Santoso

Direksi Bank Jatim Borong Saham, Bukti Keyakinan Jangka Panjang

PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) menegaskan komitmen kuatnya terhadap kinerja dan prospek perseroan melalui aksi pembelian saham secara masif oleh jajaran direksi. Tindakan ini menjadi manifestasi nyata dari rasa kepemilikan (sense of belonging) serta keyakinan mendalam manajemen terhadap fundamental dan potensi pertumbuhan bisnis Bank Jatim di masa depan.

Puncak dari aksi borong saham ini terjadi ketika Direktur Utama Bank Jatim, Winardi Legowo, mencatatkan pembelian sebanyak 500.000 lembar saham. Langkah ini diikuti dengan antusias oleh Wakil Direktur Utama Bank Jatim, R. Arief Wicaksono, yang berhasil menambah porsi kepemilikan sahamnya hingga 860.000 lembar. Dengan tambahan ini, total kepemilikan saham R. Arief Wicaksono kini melonjak menjadi 2.718.600 lembar saham, menunjukkan kepercayaan yang signifikan terhadap arah perusahaan.

Winardi Legowo menjelaskan bahwa aksi pembelian saham oleh jajaran direksi ini merupakan refleksi dari optimisme manajemen terhadap keberlanjutan pertumbuhan bisnis perseroan. Lebih dari sekadar transaksi, langkah ini juga berfungsi sebagai sinyal positif yang meyakinkan para investor. Hal ini menegaskan bahwa manajemen memiliki keyakinan yang kokoh terhadap kinerja operasional, penerapan tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance), serta potensi peningkatan nilai perusahaan secara berkelanjutan dalam jangka panjang. "Sebagai bank pembangunan daerah yang terus bertumbuh dan bertransformasi, Bank Jatim berkomitmen akan terus memperkuat fundamental bisnis, meningkatkan layanan kepada nasabah, serta memberikan nilai tambah bagi seluruh pemegang saham dan pemangku kepentingan," ujar Winardi dalam keterangan tertulisnya pada Rabu, 20 Mei 2026.

Baca Juga :  IHSG Anjlok Usai Prabowo Umumkan Aturan Ekspor SDA

Semangat yang sama juga ditunjukkan oleh Direktur Menengah, Korporasi, dan Kelembagaan Bank Jatim, Arif Suhirman. Beliau secara agresif menambah kepemilikan sahamnya sebanyak 1.687.500 lembar. Pembelian ini terbagi dalam dua tahap, yaitu 847.500 saham yang diakuisisi pada harga Rp 590 per lembar, dan 840.000 saham lainnya dibeli pada harga Rp 585 per lembar. Dengan demikian, total kepemilikan saham Arif Suhirman kini mencapai angka impresif 5.335.000 lembar saham.

Tidak ketinggalan, Direktur Kepatuhan Bank Jatim, Umi Rodiyah, juga turut serta dalam aksi borong saham ini dengan membeli sebanyak 1.032.000 lembar saham pada harga Rp 580 per lembar. Dengan transaksi ini, total kepemilikan saham Umi Rodiyah kini berjumlah 2.170.300 lembar saham. Sementara itu, Direktur TI, Digital, dan Operasi Bank Jatim, Wiweko Probojakti, juga memperkuat posisinya dengan membeli 110.000 saham pada harga Rp 580. Begitu pula dengan Direktur Ritel & Syariah Bank Jatim, Tonny Prasetyo, yang turut melakukan pembelian sebanyak 103.000 lembar saham pada harga yang sama, Rp 580.

Keseluruhan aksi pembelian saham oleh jajaran direksi Bank Jatim ini secara kolektif menunjukkan kepercayaan yang luar biasa terhadap potensi masa depan bank, komitmen terhadap penciptaan nilai bagi pemegang saham, dan kesiapan untuk menghadapi tantangan serta peluang di industri perbankan yang dinamis.

Also Read

Tinggalkan komentar