BRI Tetap Optimistis, Rencana Bisnis 2026 Tak Direvisi

Budi Santoso

BRI Tetap Optimistis, Rencana Bisnis 2026 Tak Direvisi

Bank Rakyat Indonesia (BRI) menegaskan komitmennya untuk tidak merevisi Rencana Bisnis Bank (RBB) 2026, meskipun di tengah maraknya ketidakpastian global. Keputusan ini didasarkan pada kinerja perseroan yang hingga awal tahun 2026 masih terpantau sejalan dengan target yang telah ditetapkan. Viviana Dyah Ayu, Wakil Direktur Utama BRI, menyatakan bahwa proyeksi pertumbuhan kredit BRI diproyeksikan berada dalam rentang 7-9 persen secara tahunan (year on year/yoy). "Kinerja BRI hingga Maret 2026 masih berada di jalur yang sesuai dengan rencana bisnis yang telah kami tetapkan," ungkapnya dalam acara Taklimat Media kinerja kuartal I 2026 yang diselenggarakan pada Kamis, 30 April 2026.

Optimisme BRI ini didukung oleh fundamental ekonomi domestik yang relatif stabil. Konsumsi masyarakat dan aktivitas Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dinilai menjadi pilar utama yang menopang pertumbuhan ekonomi nasional. "Dengan kondisi saat ini, kami belum melihat kebutuhan untuk melakukan revisi terhadap rencana bisnis bank," ujar Viviana, menekankan keyakinannya pada stabilitas ekonomi dalam negeri.

Meskipun demikian, BRI tidak menutup mata terhadap dinamika eksternal. Perseroan secara aktif memantau perkembangan global dan siap untuk melakukan penyesuaian jika memang diperlukan. "Kami akan tetap melihat situasi dan bersikap adaptif terhadap perkembangan kondisi eksternal," tegasnya, menunjukkan kesiapan BRI untuk merespons setiap perubahan yang mungkin terjadi.

Dari sisi pencapaian kinerja, BRI berhasil mencatat laba bersih konsolidasi sebesar Rp 15,5 triliun hingga kuartal I 2026, yang menunjukkan pertumbuhan sebesar 13,7 persen secara yoy. Penyaluran kredit BRI tercatat mencapai Rp 1.562 triliun, sementara Dana Pihak Ketiga (DPK) yang berhasil dihimpun mencapai Rp 1.555 triliun. Kontribusi signifikan datang dari dana murah, yaitu current account saving account (CASA), yang mencapai Rp 1.058,6 triliun. Per Maret 2026, total aset BRI juga mengalami peningkatan, menyentuh angka Rp 2.205 triliun. Kinerja positif ini semakin memperkuat keyakinan BRI untuk tetap berpegang teguh pada RBB 2026.

Baca Juga :  BGN Instruksikan SPPG Magetan Borong Telur untuk Peternak

Also Read

Tinggalkan komentar