BRI dan Syailendra Capital Jalin Kemitraan Investasi Syariah

Budi Santoso

BRI dan Syailendra Capital Jalin Kemitraan Investasi Syariah

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI mengukuhkan kolaborasi strategisnya dengan Syailendra Capital, sebuah langkah monumental yang dirancang untuk mendemokratisasi akses masyarakat terhadap instrumen investasi syariah. Peresmian kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan dalam acara ‘Mutual Fund Distribution Signing Ceremony’ yang berlangsung khidmat di Kantor Pusat BRI, Jakarta. Inisiatif ini menegaskan komitmen BRI untuk terus memperkaya portofolio layanan wealth management-nya dan menjadi penyedia solusi keuangan terintegrasi yang adaptif terhadap dinamika kebutuhan nasabah yang kian kompleks.

Aris Hartanto, Direktur Consumer Banking BRI, menjelaskan bahwa kemitraan ini merupakan bagian integral dari strategi BRI dalam memperkuat ekosistem layanan investasi nasabahnya. Melalui sinergi ini, produk-produk reksa dana unggulan Syailendra Capital kini dapat diakses dengan mudah oleh masyarakat luas, baik melalui platform digital BRImo maupun jaringan kantor cabang BRI yang tersebar di seluruh penjuru negeri. Kolaborasi ini secara cerdas memadukan kekuatan jaringan distribusi BRI yang masif dengan rekam jejak Syailendra Capital sebagai salah satu perusahaan manajer investasi terkemuka di Indonesia dengan dana kelolaan yang signifikan.

"Melalui sinergi dengan Syailendra Capital, kami bertekad untuk menghadirkan akses investasi reksa dana yang semakin mudah dijangkau dan terpercaya. Hal ini mencakup produk investasi berbasis syariah yang permintaannya terus meningkat di kalangan masyarakat," ujar Aris.

Sebagai hasil konkret dari kerja sama ini, masyarakat kini memiliki kesempatan untuk berinvestasi pada dua produk andalan Syailendra Capital, yaitu Syailendra Sharia Money Market Fund (SSMMF) dan Syailendra Sharia Fixed Income Fund (SSFIF). SSMMF adalah reksa dana pasar uang syariah yang dirancang dengan profil risiko relatif rendah dan likuiditas tinggi. Dengan komposisi investasi yang mencakup instrumen pasar uang syariah dan obligasi syariah dengan jatuh tempo di bawah satu tahun, produk ini sangat ideal bagi investor pemula atau nasabah yang membutuhkan instrumen penempatan dana jangka pendek dengan potensi imbal hasil yang kompetitif. Per 30 April 2026, SSMMF berhasil mencatatkan imbal hasil sebesar 4,99% dalam periode satu tahun, dengan nilai investasi awal yang sangat terjangkau, mulai dari Rp 50 ribu.

Baca Juga :  Harga Minyak Lampaui $126, Picu Lonjakan Harga BBM & Produk Turunan

Sementara itu, SSFIF merupakan reksa dana pendapatan tetap syariah yang berfokus pada instrumen obligasi syariah, khususnya sukuk korporasi berperingkat layak investasi. Pengelolaan produk ini dilakukan secara aktif dan selektif melalui strategi investasi pada sukuk korporasi dengan minimal rating A, yang secara signifikan menjaga risiko kredit. Selain itu, dominasi instrumen berdurasi relatif pendek dalam portofolionya menjadikan kinerja SSFIF cenderung lebih stabil dan kurang sensitif terhadap fluktuasi suku bunga serta laju inflasi. SSFIF ditujukan bagi investor dengan profil risiko moderat yang mengincar potensi pertumbuhan investasi jangka menengah hingga panjang dengan tetap berpegang pada prinsip syariah. Hingga 30 April 2026, SSFIF membukukan imbal hasil satu tahun sebesar 7,58%, dengan minimum investasi yang sangat terjangkau, mulai dari Rp 10 ribu.

BRI optimis bahwa kemitraan ini akan secara signifikan memperluas jangkauan masyarakat terhadap produk investasi syariah, sekaligus mendorong penetrasi produk investasi ke segmen ritel di berbagai daerah. Dengan memanfaatkan kekuatan jaringan BRI yang luas, diharapkan alternatif investasi syariah yang lebih praktis, terjangkau, dan terpercaya dapat dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat Indonesia.

Also Read

Tinggalkan komentar